PASURUAN, Radar Bromo - Pembangunan pos perlintasan di dua titik di Kota Pasuruan oleh pemprov, rampung.
Kondisi ini membuat seluruh jalur perlintasan sebidang sudah aman, karena dipasang dengan pos pengamanan.
Total ada tujuh titik jalur perlintasan dan semuanya telah dilengkapi pos tersebut.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan, Agus Wibowo menyebut tahun ini ada dua titik yang dibangun pos.
Yakni perlintasan di Blandongan yang menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan perlintasan yang mengarah ke permukiman warga di sisi barat Jembatan Bokwedi.
Sehingga, total ada tujuh titik perlintasan yang dilengkapi pos. Ke tujuh titik inilah yang dapat rekomendasi.
Yaitu, perlintasan Karangketug, Jalan Cemara, Tapaan di dekat Lapas baru, Kepel depan kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK), arah menuju makam Kepel, dekat Bokwedi, dan arah menuju TPA Blandongan.
"Ke tujuh titik ini, sudah dipasang pos sesuai rekomendasi dari Daop 9 Jember. Dan terakhir tahun ini di dua titik," katanya.
Agus menuturkan, dengan pembangunan pos perlintasan ini, maka masyarakat bisa lebih lega saat melintas.
Dulunya, hanya mengandalkan relawan yang berjaga di dekat perlintasan, namun tidak sampai 24 jam. Saat ini, ada petugas yang berjaga mengatur selama 24 jam secara bergantian.
"Saat ada kereta api yang melintas, pos langsung menutup dengan palang pintu. Jadi pengguna lebih nyaman dan aman," tutur Agus. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin