Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kejar Kucing, Balita di Kejayan Pasuruan Jatuh Tenggelam di Sungai Watukodok

Fahrizal Firmani • Jumat, 31 Oktober 2025 | 02:51 WIB
Anggota Polsek Kejayan saat melakukan olah TKP balita tenggelam di sungai.
Anggota Polsek Kejayan saat melakukan olah TKP balita tenggelam di sungai.

PASURUAN, Radar Bromo–Maunya mengejar kucing. Namun, Ren (inisial) malah terpeleset dan jatuh ke sungai. Akibatnya sungguh tragis. Balita 2 tahun itu meninggal tenggelam.

Peristiwa itu terjadi Rabu (29/10) di Desa Klinter, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 16.00 oleh orang tuanya, pasangan suami istri (pasutri) Ar dan Roh.

Sebelum ditemukan meninggal, korban tengah bermain di halaman rumahnya. Tidak lama kemudian, dia melihat seekor kucing lewat yang langsung menarik perhatiannya.

Spontan, korban mendekati kucing tersebut. Namun, kucing itu lari ke arah sungai Watukodok, tidak jauh dari halaman rumah korban.

Balita itu terus mengejar. Hingga tanpa sadar, dia berada di bibir sungai. Saat itulah, korban terpeleset dan jatuh ke sungai. Seketika, tubuh korban hanyut terbawa arus sungai.

Roh, ibu korban yang mengetahui hal itu langsung berteriak minta tolong. Dia pun berlari ke arah sungai bersama suaminya untuk mencari korban.

"Dan tidak lama kemudian, mereka menemukan anaknya sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Usai terhanyut saat mengejar kucing," kata Kapolsek Kejayan AKP Agus Purnomo.

Petugas yang mendapat laporan langsung datang ke TKP sore itu juga. Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan keluarga korban, kondisi sungai saat itu memang licin.

Sehingga, korban terpeleset saat mengejar kucing dan jatuh.

“Pihak keluarga mengikhlaskan kematian korban dan menolak dilakukan otopsi. Keluarga menilai kejadian ini murni musibah. Korban terpeleset jatuh ke sungai karena lokasinya memang licin," sebut Kapolsek. (riz/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#tenggelam #pasuruan #balita #kejayan