HARI Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096, menjadi momen kebangkitan daerah.
Beragam event yang digelar, menjadi pelecut dalam menggairahkan potensi yang ada di berbagai bidang. Baik olahraga, budaya, sosial, keagamaan hingga perekonomian.
Bukan sekadar pesta. Perayaan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan menjadi momentum dalam menggaungkan spirit kebangkitan.
Hal ini sesuai dengan tema yang diusung, “Pasuruan Bangkit, Bersama Kita Bisa”.
Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo mengungkapkan, “Pasuruan Bangkit, Bersama Kita Bisa” bukan sekadar slogan.
Tema itu diusung, lantaran mencerminkan optimisme dan tekad untuk menata masa depan daerah.
“Setelah melewati tantangan ekonomi, sosial, dan lingkungan, kita percaya dengan sinergi lintas sektor atau pendekatan kolaboratif penthahelix, Pasuruan bisa melaju,” kata Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan.
Ia menambahkan, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendirian. Dukungan dari semua elemen diperlukan.
Baik akademisi, aparat keamanan, dunia usaha, masyarakat, hingga media. Tujuannya, merumuskan solusi, melahirkan inovasi, dan mengeksekusi kebijakan yang inklusif.
Fokus utama tetap pada peningkatan ekonomi masyarakat dan iklim investasi di Kabupaten Pasuruan.
Momentum hari jadi ke-1096 juga dimanfaatkan Pemkab untuk menetapkan September sebagai bulan berkunjung ke Kabupaten Pasuruan.
Tentunya, tidak hanya warga luar daerah. Tetapi mancanegara, seiring deretan event yang dihelat. Seperti Bromo Marathon dan yang lainnya.
“Kita promosikan produk unggulan, potensi daerah, dan kondusifitas wilayah agar lebih dikenal luas,” sampainya.
Seabrek Acara, Dongkrak Ekonomi Warga
Sederet hajatan mewarnai Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096 selama September 2025.
Momen itu diawali dengan Pasuruan Super League Bupati Cup 2025 yang akhirnya mengukuhkan Nguling FC sebagai jawara.
Laga sepakbola yang diikuti 24 tim di Kabupaten Pasuruan itu, dikemas layaknya Liga Champion Eropa. Seru, pastinya.
Bukan sekadar berburu hadian juara. Karena, ada adu gengsi yang menyertai. Terbukti, euforia kental dipertontonkan masing-masing suporter, tatkala tim mereka memenangi laga.
Tak mengherankan, jika sepak bola liga bupati itu, akan dijadikan agenda rutin yang digelar setiap tahunnya.
Tentu, bukan semata-mata demi hiburan semata. Tapi, agar mampu menumbuhkan bibit-bibit pesepakbola handal ke depannya.
Disamping itu, ada pula Bromo Marathon 2025. Ajang lari marathon tingkat dunia ini, diikuti lebih dari 2 ribu pelari dari 21 negara.
“Event ini juga menjadi sarana untuk lebih memperkenalkan potensi wisata di Kabupaten Pasuruan kepada dunia,” kata Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo.
Untuk melestarikan kebudayaan, ada Festival Jalur Rempah Pagelaran Kesenian Budaya Lokal yang dihelat dalam menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan yang digelar di Tengger Culture Center, Kecamatan Tosari itu, menyajikan beragam kesenian dan kebudayaan.
Seperti seni terbang, jaran kencak Tengger, ketipung, hingga bantengan.
Acara spektakuler lainnya berupa Bangil Carnival dan Nongkojajar Culture Festival yang mampu menyedot animo masyarakat.
Suguhan beragam busana dan kreativitas warga, menjadi hal yang tak akan terlupakan.
Sajian menarik lainnya, berupa Festival Sound Pasuruan 2025 yang diselenggarakan di Lapangan Rama Sakti, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji.
Bukan sekadar hiburan, tapi menjadi ruang kreatif dan edukatif bagi pecinta audio.
Dalam peringatan Maulid Nabi, ada hal unik yang digelar Pemkab Pasuruan bersama warga.
Yakni menghadirkan 4 ribu cowek serta penceramah kondang, Gus Kautsar dan KH Syarofuddin Ismail Qoimas.
Puncaknya, gelaran Pekan Raya Pasuruan 2025. Tak hanya menyajikan ruang bagi UMKM, tapi memberi wadah bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan dari OPD Pemkab Pasuruan dan instansi lain lebih dekat.
Seperti pengurusan KTP, hingga pengurusan SIM di stan yang disediakan.
Pekan Raya semakin meriah, dengan performa para penyanyi nasional dalam panggung amphitheater Taman Candra Wilwatikta Pandaan.
Mulai dari Happy Asmara yang sempat tampil bersama Gilga Sahid, Fakedopp, OM Adella, New Monata, Aftershine, Guyon Waton serta Denny Caknan yang membuat TCW Pandaan tampak seperti lautan manusia.
Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan menegaskan, event-event yang digelar, ditujukan untuk mendorong ekonomi masyarakat. Sehingga, kesejahteraan masyarakat bisa terangkat.
“Para pelaku UMKM memiliki pasar untuk menawarkan dagangannya. Karena event-event itu, menjadi titik kumpul masyarakat,” sambung dia.
Sementara itu, Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori menuturkan, event Pekan Raya Pasuruan misalnya, merupakan salah satu dari 33 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan dalam menaikkan perekonomian masyarakat lewat UMKM.
Ia berharap, Pekan Raya Pasuruan dapat mencerminkan semangat kebangkitan dan kolaborasi lintas sektor untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.
Lewat Pekan Raya ini, selain ditujukan meningkatkan perekonomian masyarakat juga ditujukan untuk menjadi ruang publik yang inklusif bagi seni budaya dan inovasi.
Tekan Pengangguran dengan Job Fair 2025
Pemkab Pasuruan terus berupaya membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakatnya. Salah satunya, menjalin kerja sama dengan perusahaan untuk menggelar Job Fair 2025.
Ada sebanyak 41 perusahaan yang dilibatkan. Di mana, jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan, mencapai lebih dari 5 ribu pekerja.
“Job Fair ini menjadi ruang bagi para pencari kerja dan perusahaan untuk memenuhi kebutuhan,” kata Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo.
Sebab, melalui Job Fair ini masing-masing pihak bisa mendapatkan keuntungan. Para pencari kerja bisa mendapatkan pekerjaan sesuai yang diinginkan. Sementara pihak perusahaan, bisa mendapatkan karyawan yang dibutuhkan. “Kami memfasilitasi hal itu,” timpalnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasonko menuturkan, Job Fair 2025 ini adalah langkah yang strategis dalam upaya percepatan pembukaan lowongan pekerjaan.
Pemkab Pasuruan memastikan kecocokan kualifikasi pencari kerja dengan kebutuhan industri.
Ia juga berharap, perusahaan yang berkontribusi di acara Job Fair 2025 ini dapat menarik banyak para pencari kerja. Sehingga, menekan pengangguran di Kabupaten Pasuruan. (one)
Semarak Event di Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096
- Pasuruan Super League Bupati Cup 2025
- Bromo Marathon 2025
- Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- Operasi katarak gratis dan skrining kanker payudara
- Pasuruan Agriculture Festival
- Konkurs Nasional
- Festival Lomba Burung Berkicau Piala Bupati 2025
- Festival Jalur Rempah Pagelaran Kesenian Budaya Lokal
- Bangil Carnival
- Nongkojajar Culture Festival
- Festival Sound Pasuruan
- Pekan Raya Pasuruan
- Dll