PASURUAN, Radar Bromo-Jumlah armada bus sekolah di Kota Pasuruan dinilai belum ideal.
Dinas perhubungan (Dishub) berencana kembali mengusulkan ke pusat tahun depan. Idealnya, minimal ada satu bus sekolah lagi.
Kepala Dishub Kota Pasuruan, Andriyanto menuturkan, pemkot baru memilki satu armada bus sekolah.
Jumlah ini dinilai masih belum ideal. Minimal butuh sedikitnya satu armada lagi.
Usulan sudah disampaikan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun lalu, namun tidak diterima.
"Kami akan usulkan lagi ke Kemenhub. Usulan tahun lalu belum diterima. Semoga tahun depan bisa dipenuhi," katanya.
Andri-sapaannya-menyebut pihaknya sudah mengusulkan tambahan armada bus ini sejak 2022.
Namun selama empat tahun ini, usulan tersebut memang belum disetujui. Karena itu, usulan ini disampaikan lagi. Sehingga pemkot bisa terbantu.
Ia menjelaskan, rencananya jika diterima, bus itu akan digunakan untuk rute yang sama dengan rute yang lalu.
Mengingat antusiasme sangat baik. Banyak yang memanfaatkan bus sekolah.
Apalagi di rute itu, tidak ada angkutan kota (angkot). Dalam rute ini, ada empat sekolah yang dilewati.
Yakni SMPN 11, SMPN 1, SMPN 2, SMAN 1 dan SMAN 3. Dan titik penjemputan dilakukan dua kali. Pada pagi dan siang hari.
Untuk pagi hari, titik penjemputan di simpang tiga Hang Tuah, di depan Rusunawa Tambaan atau depan SMPN 11 di Jalan Halmahera.
Serta di depan gudang kayu di Jalan Kolonel Sugiono. Sementara pada siang hari, titik jemput berada di depan Ateja di Jalan Yos Sudarso dan depan Foodland di Jalan Soekarno Hatta. Serta di depan Gedung Wolu di Jalan Soekarno Hatta.
"Kalau disetujui, armada bus sekolah ini diperuntukkan rute yang sama. Karena rute yang sama, peminat tinggi," tutur Andri. (riz/one)
Editor : Fahreza Nuraga