REJOSO, Radar Bromo - Sungai Rejoso sepanjang 3,4 kilometer dinormalisasi. Langkah ini dilakukan, untuk mengurangi dampak banjir saat musim hujan.
Kepala UPT PSDA Wilayah Sungai Welang-Pekalen Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur, Anton Dharma menyampaikan, normalisasi Sungai Rejoso sedang berlangsung.
Normalisasi dilakukan, mulai dari jembatan KA, Desa Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso, hingga mendekati muara sungai.
Langkah tersebut sebagai upaya mengantisipasi dampak banjir ketika penghujan. Luberan air ke pemukiman yang rentan terjadi, setidaknya bisa diminimalisir.
“Saat ini, pengerjaan berlangsung. Tujuannya untuk mengurangi dampak banjir,” ujarnya.
Normalisasi Sungai Rejoso dimulai sejak September 2025 kemarin. Pelaksanaannya, memakan waktu sekitar tiga bulan. Ditargetkan, Desember 2025 sudah selesai.
Menurutnya, normalisasi ini sangat penting. Mengingat kondisi Sungai Rejoso, semakin dangkal. Sehingga, air sungai rawan meluber, ketika hujan.
Pengerukan dilakukan sedalam dua meter. Dengan lebarnya, bervariasi. Antara tiga meter hingga enam meter.
“Normalisasinya dilakukan sepanjang 3,4 kilometer. Sejauh ini, pelaksanaannya sudah 63 persen,” paparnya. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin