PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Petugas di Alun-Alun Pasuruan kerap kucing-kucingan dengan para pelanggar.
Terutama Pedagang Kaki Lima (PKL) liar yang selalu menerobos masuk walaupun di luar waktu yang sudah ditentukan.
Padahal, para PKL liar menyadari apa yang dilakukan melanggar. Bahkan, mereka pun tahu, bila nekat, akan ditertibkan. Namun kenyataannya, masih saja ada yang membandel.
Seperti yang diungkap Iman Hidayat, Plt Sekretaris Satpol PP Kota Pasuruan.
Menurutnya, setiap hari ia selalu menghalau dan memindahkan gerobak PKL secara paksa untuk keluar dari alun-alun.
Mereka tetap nekat berjualan di kawasan setempat, dengan alasan lokasinya strategis.
“Mereka sudah mengetahui aturannya. Jam yang ditentukan mereka juga mengetahui. Kebanyakan pengakuan mereka, ya karena alun-alun banyak orang,” katanya.
Pengerahan petugas pun dilakukan. Yakni dengan menempatkan personel di persimpangan Jalan Sumatrea, sehingga PKL tidak bisa masuk dari utara Jalan KH Wahid Hasyim.
“Hanya saja, butuh support dari personel dari OPD lain, agar maksimal” sambung dia. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin