PANGGUNGREJO, Radar Bromo - Tukang becak motor (betor) di wilayah Kota Pasuruan benar-benar keterlaluan.
Bukannya nurut saat diimbau agar keluar kawasan alun-alun, mereka malah memberikan perlawanan. Bahkan, sempat memukul perut petugas sebanyak dua kali.
Kejadian itu berlangsung Minggu (28/9). Petugas Satpol PP Kota Pasuruan itu diketahui bernama Ilham.
Karena banyak bentor masuk kawasan alun-alun, ia bersama petugas lainnya, mencoba memberikan imbauan.
Agar tukang betor yang parkir di utara Payung Madinah, segera pindah.
Namun, bukannya manut, pebecak motor berinisial AF, 50, warga Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan itu, melawan.
Akibatnya, petugas alami nyeri di bagian perutnya usai mendapat pukulan.
Plt Sekretaris Satpol PP Kota Pasuruan Iman Hidayat menjelaskan, setiap weekend banyak betor yang masuk kawasan Alun-Alun Kota Pasuruan.
Petugas di lapangan saat menjalani tugas selalu mengimbau bagi pelanggar.
Minggu siang, betor yang masuk ke kawasan alun-alun, banyak.
Petugas pun memberikan imbauan. “Tapi, mereka malah melawan usai disuruh keluar dari kawasan alun-alun,” jelasnya.
Cekcok pun tak terhindarkan. Ilham salah petugas yang kala itu berada di sisi mereka, mendapat pukulan oleh AF di bagian perutnya sebanyak dua kali. Akibatnya Ilham alami nyeri di bagian perutnya.
Setelah melakukan pemukulan, AF langsung tancap gas, melarikan diri dengan betornya. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin