Biar Tidak Semrawut, Pemkab Pasuruan Rancang Penataan Keramba di Ranu Grati, DED Sudah Disiapkan, Tinggal Ini

Iwan Andrik • Dipublikasikan Senin, 8 September 2025 | 20:20 WIB
SEMERAWUT: Keberadaan kerambah di Ranu Grati yang masih semrawut. DED untuk penataan kerambah setempat, sebenarnya sudah disiapkan. Sayang, belum bisa dijalankan.
SEMERAWUT: Keberadaan kerambah di Ranu Grati yang masih semrawut. DED untuk penataan kerambah setempat, sebenarnya sudah disiapkan. Sayang, belum bisa dijalankan.

PASURUAN, Radar Bromo - Pemanfaatan Ranu Grati untuk budi daya ikan, memantik perhatian Pemkab Pasuruan.

Banyaknya keramba yang berdiri, membuat kawasan setempat, tak tertata dengan baik.

Plt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Soegeng Soebijanto, mengaku ada banyak keramba yang terbangun area perairan seluas 3 hektare di Ranu Grati. Tak hanya keramba apung. Tapi juga, keramba tancap.

Kondisi ini, membuat tatanan keramba semrawut. Sehingga, menyulitkan pembudidaya untuk menuju kerambanya masing-masing.

“Mereka biasanya memanfaatkan perahu untuk menuju keramba yang dibangun. Tapi, karena keramba yang ada tak tertata dengan baik, akhirnya menyulitkan mereka,” kata Sugeng-sapaannya.

Menurut Sugeng, penataan keramba-keramba tersebut sudah dirancang.

Seperti penataan keramba yang ada di wilayah Lumajang. Bahkan, Detail Engineering Design (DED) sudah dibuat sejak 2021 lalu.

Sayangnya, belum bisa dijalankan hingga sekarang. Beberapa hal menjadi faktornya.

Salah satunya, anggaran yang belum tersedia, untuk melakukan penataan. “Karena ada efisiensi. Sebenarnya, saat ini tinggal action saja,” sampainya. (one)

Editor : Jawanto Arifin
budi daya ikan ranu grati keramba pemkab pasuruan