Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Kebakaran Gudang Mebel di Karangketug Pasuruan, Pemilik Merugi Ratusan Juta

Fuad Alyzen • Senin, 8 September 2025 | 04:26 WIB
BERJIBAKU: Damkar dari Kota dan Kabupaten Pasuruan memadamkan api yang membakar gudang mebel Bintang Makmur di Jalan Jendral A. Yani Kota Pasuruan.
BERJIBAKU: Damkar dari Kota dan Kabupaten Pasuruan memadamkan api yang membakar gudang mebel Bintang Makmur di Jalan Jendral A. Yani Kota Pasuruan.

GADINGREJO, Radar Bromo­-Kebakaran hebat gudang mebel di Jalan Jendral A Yani, Kota Pasuruan Sabtu (6/9) malam membuat sang pemilik Abdullah Assegaf, 35, ditafsir mengalami kerugian sampai Rp 100 Juta.

Namun, dia enggan melaporkan insiden itu ke kepolisian. Padahal, kebakaran yang terjadi cukup besar.

Api menghanguskan gudang seluas 300 meter persegi yang ada di Kelurahan Karangketug, Gadingrejo.

Saking besarnya api yang berkobar, suasana malam itu berubah terang benderang. Nyala merah api bahkan terlihat sampai jarak beberapa ratus meter dengan asap pekat membumbung tinggi.

Dari pantauan di lapangan, area yang terbakar adalah gudang produksi. Di dalamnya terdapat banyak bahan baku kayu, lengkap dengan mesin produksi. Ada juga barang jadi, mebel setengah jadi, dan spon.

Seluruhnya habis terbakar. Diduga, kebakaran terjadi karena korsleting listrik. Namun, belum diketahui dari mana sumbernya.

“Dari mana api berasal, masih belum diketahui. Sebab, korban enggan melaporkan kebakaran ini,” sampai Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Iptu Mintarta.

Menurut Pak Min (panggilannya), gudang mebel itu diketahui terbakar sekitar 19.45. Api langsung membesar lantaran barang-barang di dalam gudang memang mudah terbakar.

Di tambah angin berembus kencang malam itu. Membuat api makin cepat membesar dan menghanguskan bangunan beserta isinya.

Kebakaran itu sendiri awalnya diketahui warga sekitar. Seorang warga bersama Khoiron Khasani, sekuriti gudang Aqua mendatangi garasi PT Sumatra yang ada di sekitar lokasi kebakaran.

Di sana, Agus Cahyono sedang bertugas jaga malam. Pada Agus, keduanya memberitahu bahwa terjadi kebakaran di gudang Mebel Bintang Makmur dan jasa penyewaan perancah, Asia Scaffolding.

Mereka bertiga lantas mengecek lokasi gudang. Dan benar saja, gudang itu memang terbakar. Secepatnya, ketiganya melapor ke Polsek Gadingrejo. Petugas pun langsung datang ke lokasi Kebakaran dan menghubungi Damkar Kota Pasuruan.

Empat unit mobil Damkar Kota dan Kabupaten Pasuruan tiba di lokasi beberapa saat kemudian. Petugas langsung memadamkan api yang sudah mulai menjalar.

 “Api menyebar mulai dari gudang bagian belakang sampai tengah. Di sana ada banyak bahan dari kayu. Juga beragam mebel mulai kursi, almari, dan yang lain,” jelas Mintarta.

Setelah hampir dua jam atau sekitar pukul 21.55, api berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, pemilik ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 100 juta.

“Kalau ditaksir, pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 100 juta. Tapi pemilik enggan melapor,” lanjutnya.

Personel Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pasuruan Anang Sururin mengatakan, pihaknya segera meluncur ke TKP setelah dapat laporan kebakaran. Menurutnya, api padam pukul 21.55. Namun, pembahasan baru selesai dua jam kemudian yaitu pukul 00.52.  (zen/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#pasuruan #kebakaran #Gudang Mebel #terbakar #Gadingrejo