PRIGEN, Radar Bromo - Kabupaten Pasuruan, merupakan salah satu daerah penghasil komoditas kopi di Jawa Timur.
Harga yang stabil, membuat komiditi ini banyak dibudidayakan petani.
Beberapa wilayah di Kabupten Pasuruan, menjadi penghasil kopi unggulan.
Seperti Prigen, Purwosari, Purwodadi, Tutur, Pasrepan, Puspo dan Lumbang.
"Harga kopi cenderung stabil. Di pasaran, permintaannya pun ramai. Ini yang membuat kami membudidayakannya,” beber Jumali, 40, petani kopi asal Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen.
Ia menjelaskan, harga kopi robusta, rata-rata dibandrol Rp 50-55 ribu per kilogramnya. Sementara arabika, berkisar Rp 75 ribu hingga 80 ribu per kilogramnya.
"Pasarnya mudah, karena diserap teman-teman rostery lokal Indonesia. Tak hanya di wilayah Jawa Timur, tetapi juga merambah Bali hingga Balikpapan,” sambung dia.
Roni, 38, salah seorang rostery asal Surabaya mengaku, selama ini sudah berlangganan kopi dari wilayah Kecamatan Prigen. Ia memilih langsung membelinya ke petani.
"Kopi asal Prigen kualitasnya bagus dan harganya juga terjangkau. Kami beli yang masih belum dioalah," jelasnya.
Dari bentuk green bean atau berasan mentah tersebut, pihaknya mengolahnya kembali dan menjualnya ke kafe-kafe dalam bentuk roasted beans atau biji sangrai dan sudah matang. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin