Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Polisi di Pasuruan Fokus Amankan Haul Mbah Hamid, Juga Siapkan Personel untuk Patroli

Fahrizal Firmani • Selasa, 2 September 2025 | 02:00 WIB

DARI LUAR PASURUAN: Jamaah haul memasuki pendapa Kabupaten Pasuruan, Senin (1/9) siang (1/9). Selasa ini haul KH Abdul Hamid bakal digelar dan dihadiri puluhan ribu orang.
DARI LUAR PASURUAN: Jamaah haul memasuki pendapa Kabupaten Pasuruan, Senin (1/9) siang (1/9). Selasa ini haul KH Abdul Hamid bakal digelar dan dihadiri puluhan ribu orang.
MULAI BERDATANGAN

PANGGUNGREJO, Radar Bromo–Ribuan ribu orang bakal hadir di Kota Pasuruan untuk menghadiri haul Mbah Hamid ke-44. Di tengah gejolak yang terjadi di tanah air belakangan, haul tetap menjadi perhatian khusus aparat.

Agar tetap tercipta suasana yang kondusif, jajaran kepolisian sudah menyiapkan pengamanan.

Bukan hanya ratusan personel gabungan yang akan stand by selama haul. Kepolisian juga menggelar patroli sekaligus menyiapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem penyekatan dan penentuan kantong-kantong parkir.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, sejak kemarin jamaah sudah mulai berdatangan. Terlihat mereka berkumpul dari di area Alun-alun Pasuruan, Payung Madinah, Masjid Jamik hingga pendapa Kabupaten Pasuruan. Para jamaah itu datang dari beragam daerah.

Polres Pasuruan Kota mengerahkan 243 personelnya untuk pengamanan. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara menjelaskan, patroli dan pengaturan lalu lintas ini dilakukan secara menyeluruh dengan menyisir lokasi-lokasi yang dinilai rawan kemacetan maupun padat jamaah. Patroli ini sudah dilakukan sejak Minggu (31/8).

“Kami sudah menyiapkan skema penyekatan, pengaturan lalu lintas, hingga titik parkir agar kegiatan Haul KH. Abdul Hamid berjalan aman, tertib, dan lancar. Kami juga mengimbau seluruh jamaah untuk mematuhi arahan petugas di lapangan,” ungkapnya.

Beberapa titik penyekatan telah ditentukan sebagai antisipasi kepadatan jamaah. Diantaranya simpang 3 Jalan Belitung tengah, simpang tiga Jalan Sumatera sebelah barat, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, simpang 3 Sangar Pojok, simpang 3 PO Ladju, simpang 4 Jalan KH Abdul Hamid di sebelah sebelah utara dan tengah, simpang 4 Jalan Wachid Hasyim selatan, simpang 3 Gentong, simpang 4 Jalan Niaga.

“Waktu penyekatan dan pengaturan lalu lintas akan dilaksanakan mulai Senin (1/9). Sekitar pukul 05.00, hingga Selasa, (2/9) pukul 14.00,” sebutnya.

Begitu juga dengan lokasi parkir, telah disiapkan untuk menghindari penumpukan kendaraan.

Sejumlah kantong parkir sudah disiapkan, diantaranya, parkir roda 4 di Jalan Panglima Sudirman sisi timur di simpang empat Penjara sampai Ruko Grand Parimas. Ada juga di Jalan Slagah sisi selatan, Jalan Pahlawan sisi barat sampai depan Stadion Unsur. Di sepanjang Jalan Pahlawan sisi utara sampai depan Subdenpom, juga tersedia. Begitu juga di Jalan Diponegoro sisi barat dari Jalan Wiroguno sampai eks kantor Bupati di Jalan Hayam Wuruk.

Jalan Balai Kota di sisi barat, Jalan Hasanudin sisi barat, Jalan Sumatera dan Jalan Belitung sisi utara dekat Jalan Hasanudin, Jalan Soekarno-Hatta sisi selatan, dan Jalan Lombok sisi selatan.

DARI LUAR PASURUAN: Jamaah haul memasuki pendapa Kabupaten Pasuruan, Senin (1/9) siang (1/9). Selasa ini haul KH Abdul Hamid bakal digelar dan dihadiri puluhan ribu orang.
DARI LUAR PASURUAN: Jamaah haul memasuki pendapa Kabupaten Pasuruan, Senin (1/9) siang (1/9). Selasa ini haul KH Abdul Hamid bakal digelar dan dihadiri puluhan ribu orang.

Sedangkan parkir roda dua di Jalan Wiruguno, di Jalan Diponegoro sisi barat Wiruguno sampai simpang 4 PLN Lama, Halaman dan parkiran Gedung Harmonie, Jalan RA Kartini sisi barat, Jalan Dewi Sartika sisi utara, Jalan Wachid Hasyim sisi timur atau simpang 4 Kumala sampai Kantor Pos. Di Jalan Sumatera dan Jalan Belitung sisi utara atau dekat Jalan Wachid Hasyim. Dan kantong parkir insidentil lainnya.

Parkir ELF dan bus di terminal wisata, halaman PGI dan Terminal Baru Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul.

Parkir VIP, di sepanjang Jalan Wachid Hasyim atau dekat Hotel Pasuruan, Lapangan WL, gedung Pancasila dan gedung Gradika atau Gedung Kesenian.

Parkir becak wisata di Jalan WR. Supratman dari timur jembatan sampai simpang 4 Apotek. “Saat inj sudah dipersiapkan,” ujarnya.

Polres Pasuruan Kota mengimbau pada seluruh jamaah agar tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kelancaran bersama.

Jamaah diharapkan mematuhi arahan petugas, tidak memarkir kendaraan sembarangan, serta selalu waspada menjaga barang bawaan.

“Dengan kerjasama seluruh pihak, kami optimis Haul KH. Abdul Hamid ke-44 ini akan berlangsung khidmat, aman, dan lancar,” pungkas Kapolres.

Davis menyebutkan, 243 personel polisi akan dikerahkan untuk pengamanan. 2 sampai 10 personel akan berjaga di setiap persimpangan kawasan haul KH Hamid. Yang dari personel lainnya dari banser sekitar 800 personel.

Bagaimana dengan adanya aksi massa yang belakangan sering terjadi? Soal itu, pihaknya juga sudah menyiapkan.

Walau Polres Pasuruan Kota fokus pengamanan haul KH Hamid, ini tidak lupa juga diantisipasi.

Ada personel khusus yang patroli selama haul.  “Tiga pleton berpatroli saat haul. Masing- masing pleton sekitar 25 sampai 30 personel,” ujar Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Iptu Mintarta.

Fungsi dari tiga pleton tersebut untuk antisipasi keamanan. Misalkan terjadi demonstrasi, maka tiga pleton sudah dipersiapkan untuk prngamaman saat haul. Jika jumlah aksi lebih banyak daripada yang diperkirakan, maka personel yang melakukan pengamanan haul lainnya juga akan dikerahkan.

Di sisi lain, sudah menjadi tradisi tiap kali haul, instansi maupun lembaga sekolah di Kota Pasuruan, diliburkan. Tak terkecuali di haul ke 44 Kyai Abdul Hamid. Agar pegawai bisa mengikuti kegiatan haul, pemkot meliburkan seluruh pegawai di lingkungan pemkot. Termasuk siswa SD-SMP di kota Pasuruan.

DISEKAT: Penyekatan yang dilakukan jajaran kepolisian di sejumlah sudut jalan.
DISEKAT: Penyekatan yang dilakukan jajaran kepolisian di sejumlah sudut jalan.

Kabag Kesra Pemkot Pasuruan, Sholehuddin menuturkan pemkot mengambil kebijakan libur lokal untuk menghormati haul Kyai Abdul Hamid. Harapannya para pegawai bisa mengikuti haul ini. Tidak hanya ASN, non-ASN dan siswa di SD-SMP juga diliburkan.

Termasuk guru di lingkungan SD-SMP juga diliburkan. Sementara, untuk pegawai dan siswa di SMA/SMK tidak dilakukan kebijakan serupa. Karena bukan kewenangan daerah. Melainkan kewenangan dari provinsi.

"ASN dan non-ASN termasuk siswa diliburkan. Liburnya bersifat lokal. Hanya yang dibawah kewenangan pemkot," katanya.

Mantan Camat Gadingrejo ini menyebut libur ini hanya satu hari selama kegiatan haul saja. Sementara pada Rabu (3/9), pegawai harus masuk seperti biasa. Karena itu sesuai keinginan wali kota agar mereka bisa memanfaatkan libur ini dengan baik.

"Keinginan wali kota karena ini perayaan rutin tahunan. Jadi diharapkan mereka bisa datang," tutur Sholeh. (zen/riz/fun)

Editor : Fandi Armanto
#haul mbah hamid #kh abdul hamid #pasuruan #mbah hamid #polres pasuruan kota