PASURUAN, Radar Bromo- Rencana pembangunan sarana prasarana Sekolah Rakyat (SR) di Kota Pasuruan terus diproses. Rabu (27/8), Tim Kementerian Pekerjaan Umum RI telah melakukan pemetaan topografi di lokasi yang telah disiapkan Pemkot.
Yakni, lahan seluas 73.841 meter persegi di Jalan Margo Taruno, Kelurahan/Kecamatan Purworejo. Pemetaan topografi bertujuan mengetahui ketinggian lahan yang akan dibangun. Hasilnya akan digunakan sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan.
Tim melakukan pengukuran dengan didampingi pejabat dari Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan. Pengukuran menggunakan metode globe navigation satellite system (GNSS) yang memanfaatkan teknologi real time kinematic.
Kepala Dinsos Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat mengaku, belum bisa memastikan Kota Pasuruan akan menjadi daerah awal dibangunnya sarana prasarana SR tahun depan.
Katanya, pemetaan topografi ini akan digunakan untuk perencanaan detail engineering design (DED). “Tim PU ini belum menyebut Kota Pasuruan akan dibangunkan SR tahap awal atau tidak. Namun, semoga saja jadi yang pertama," katanya.
Menurutnya, pembangunan sarana prasarana SR di daerah akan diputuskan di tingkat kementerian.
Pemkot berupaya semaksimal mungkin agar dapat dibangun pada tahap awal, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat dan bermanfaat bagi perkembangan Kota Pasuruan.
Apalagi nilai investasi Pemerintah Pusat untuk menyediakan SR ini tidak sedikit. Diperkirakan Rp 200 sampai Rp 210 miliar per lokasi. Sebab, ada tiga jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, dan SMA. Masing-masing jenjang ada tiga rombongan belajar.
“Semoga Kota Pasuruan bisa jadi daerah pertama yang dibangunkan Pusat. Kami tunggu kabarnya," ujar Kokoh. (riz/rud)
Editor : Ronald Fernando