Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hujan Turun di Musim Kemarau, BPBD Pasuruan Ingatkan Kewaspadaan Masyarakat akan Ancaman Longsor

Fuad Alyzen • Senin, 25 Agustus 2025 | 16:25 WIB
AMBROL: Bahu Jalan penghubung Desa Wonokitri - Desa Podokoyo, Kecamatan Tosari yang longsor karena terjangan air hujan. BPBD Kabupaten Pasuruan, mengimbau masyarakat tetap waspada.
AMBROL: Bahu Jalan penghubung Desa Wonokitri - Desa Podokoyo, Kecamatan Tosari yang longsor karena terjangan air hujan. BPBD Kabupaten Pasuruan, mengimbau masyarakat tetap waspada.

TOSARI, Radar Bromo - Guyuran hujan tak jarang memicu longsor di kawasan dataran tinggi.

Karenanya, BPBD Kabupaten Pasuruan memberi imbauan masyarakat, agar tetap waspada.

Terutama yang melintas ke arah Gunung Bromo. Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan kemarau saat ini akan sering terjadi hujan di Jawa Timur. Sifatnya merata termasuk di Pasuruan.

Karenanya dirinya mengimbau kewaspadaan terhadap masyarakat perihal keamanan di perjalanan dataran tinggi.

Terutama bagi pengendara menuju ke Bromo. Karena kultur wilayah di sana, membahayakan ketika hujan melanda.

Seperti yang terjadi pada Rabu (20/8) siang. Longsor terjadi di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari.

Longsor tersebut memakan sebagian bahu jalan, penghubung Desa Wonokitri - Desa Podokoyo.

Panjang bahu jalan yang longsor, mencapai 20 meter. Semetara lebarnya, sekitar 1,5 meter dan tingginya, 6 meter.

“Kami sudah salurkan terpal untuk menutup bekas longsor, sebagai penanganan darurat,” ujarnya. (zen/one)

Editor : Jawanto Arifin
#jalur bromo #bpbd kabupaten pasuruan #longsor #wisata