Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bukan Karena Masuk Masa Peralihan, Ini Fakta Turunnya Hujan di Pasuruan

Fuad Alyzen • Kamis, 21 Agustus 2025 | 20:45 WIB
MENDUNG: Awan tebal yang menyelimuti kawasan Pasuruan. Hujan yang melanda, bukan karena masuk peralihan ke penghujan.
MENDUNG: Awan tebal yang menyelimuti kawasan Pasuruan. Hujan yang melanda, bukan karena masuk peralihan ke penghujan.

PASURUAN, Radar Bromo - Kelembapan udara di wilayah Jawa Timur tinggi. Hal itu memicu pembentukan awan hujan. Bahkan, Pasuruan akan diguyur hujan beberapa hari ke depan.

Turunnya hujan bukan berarti musim sudah beralih ke penghujan. Hanya saja kondisi udara yang lembap, itu yang akan membuat pembentukan awan hujan.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Juanda Sidoarjo Rendy Irawadi mengatakan, tiga hari ke depan di wilayah Pasuruan dan Probolinggo akan diguyur hujan.

Turunnya hujan bukan berarti, sudah mencapai masa peralihan ke musim penghujan. Melainkan kelembapan udara tinggi di wilayah Jatim.

Termasuk di Pasuruan. Hal itu yang membuat awan tebal atau hujan terbentuk.

“Dari permukaan bumi hingga lapisan 1,5 kilometer ke atas, udara lembap,” sampainya.

Saat ini, masih musim kemarau. Hal ini memang kerap terjadi saat musim kemarau.

Hujan di tengah kemarau, yang disebabkan karena kelembapan udara yang tinggi. (zen/one)

Editor : Jawanto Arifin
#Awan tebal #cuaca #mendung #kemarau