Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bentuk Satgas Khusus, Ini Tujuan Bupati Pasuruan Mas Rusdi demi Masyarakat Kabupaten Pasuruan

Iwan Andrik • Kamis, 21 Agustus 2025 | 00:51 WIB

KUKUHKAN: Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo saat mengukuhkan satgas khusus yang ditujukan untuk percepatan pencapaian indikator kinerja dan tim percepatan ekonomi daerah.
KUKUHKAN: Bupati Pasuruan HM Rusdi Sutejo saat mengukuhkan satgas khusus yang ditujukan untuk percepatan pencapaian indikator kinerja dan tim percepatan ekonomi daerah.
 

PASURUAN, Radar Bromo –Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo terus melakukan pembenahan dalam upayanya membangun Kabupaten Pasuruan.

Salah satunya dengan pembentukan Satgas Percepatan Pencapaian Indikator Kinerja Daerah dan Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kabupaten Pasuruan 2025-2029.

Rabu (20/8), pengukuhan keanggotaan satgas tersebut dilakukan. Gedung Auditorium Mpu Sindok, Komplek Kantor Bupati Pasuruan, menjadi venue jalannya kegiatan.

Wakil Bupati Pasuruan HM Shobih Asrori ditunjuk sebagai Ketua Satgas Percepatan Pencapaian Indikator Kinerja Daerah.

Sementara untuk Ketua Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kabupaten Pasuruan, disandang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko.

Satgas Percepatan Pencapaian Indikator Kinerja Daerah sendiri, terdiri dari 4 kelompok kerja (Pokja).

Selain Pokja peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) ada Pokja penurunan kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka.

Serta Pokja peningkatan indeks kualitas lingkungan hidup dan Pokja peningkatan indeks reformasi birokrasi.

Menurut Bupati, setiap pokja memiliki peranan penting dan tugas masing-masing. Pokja Penurunan Kemiskinan dan Tingkat Pengangguran Terbuka misalnya, memiliki tugas mulai penghitungan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka sesuatu meta data yang diterbitkan BPS, hingga mengevaluasi pelaksanaan rencana aksi secara berkala.

Baik ketepatan sasaran penerima manfaat dan ketepatan manfaat, hasil ataupun outcome.

"Masing-masing pokja, memiliki tugas tersendiri. Tapi tetap harus bersinergi untuk bisa bersama-sama mewujudkan indikator kinerja yang baik, untuk daerah,” paparnya.

Mas Rusdi-sapaan Bupati Pasuruan menambahkan, pembentukan empat pokja tersebut, didasari beberapa hal. Salah satunya, belum optimalnya capaian indikator kinerja pada empat hal tersebut.

“Dengan pembentukan pokja ini, diharapkan bisa mengoptimalisasi kinejar. Mulai dari penyusunan rencana hingga mewujudkan apa yang ditargetkan,” sampainya.

Ia pun menggambarkan, misalnya di sektor pendidikan. artinya, harus bisa menurunkan angka putus sekolah.

Begitupun di tingkat kesehatan. Tujuannya, agar mampu menurunkan AKI dan AKB, prevalensi penyakit menular hingga peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan.

Berbeda dengan pojka percepatan pencapaian target pertumbuhan ekonomi. Targetnya sebesar 8 persen tahun 2029. Hal ini menjadi tantangan tersendiri yang harus mampu dijawab.

"Saya mewajibkan kepada semua jajaran perangkat daerah Kabupaten Pasuruan untuk menyusun rencana strategis dan rencana kerja perangkat daerah tahun 2026-2029. Serta mengalokasikan rencana belanja program, kegiatan hingga sub kegiatan yang secara langsung mendukung ketercapaian indikator kinerja utama, indikator kinerja daerah dan 33 program prioritas Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan," tandasnya. (one)

Editor : Muhammad Fahmi
#bupati pasuruan #satgas #Rusdi Sutejo #Mas Rusdi #pemkab pasuruan