PASURUAN, Radar Bromo - Tempat Pemakaman Umum (TPU) Purut II semakin sesak. Awal tahun ini, ada 21 makam baru di areal TPU.
Penambaham makam baru ini membuat ketersediaan makam di TPU ini semakin tidak ideal. Telah terpakai 128 persen dari kapasitas ideal.
Kepala UPT Pemakaman pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) kota Pasuruan, Budi Prasetyo menyebut TPU Purut II semakin padat.
Sebab tahun ini bertambah 21 makam baru. Sehingga total makam di areal TPU yang dikelola pemkot ini mencapai 1.916 makam.
Ini jauh dari kata ideal. Sebab idealnya, hanya 1.500 makam. Artinya kelebihan 416 makam atau makam yang terpakai mencapai 128 persen dari kapasitas.
Meski demikian ada penurunan makam baru di areal TPU Purut II.
Pada 2023, ada 140 tambahan makam, dan 2024 ada 102 tambahan makam.
Sementara di tahun ini, hingga Juli hanya bertambah 21 makam.
Sebaliknya, ada tren masyarakat memilih TPU Purut III yang masih minim makam sebagai pilihan.
Pada awal dibangun 2023 lalu, hanya ada satu makam. Lalu pada 2024 ada penambahan 49 makam. Dan hingga Juli, bertambah 41 makam.
Total ada 91 makam dari kapasitas 533 makam. Artinya, kapasitas makam baru terpakai 17 persen.
"TPU Purut II memang semakin tidak ideal. Makam semakin banyak tapi trennya turun. Enam bulan hanya 21 makam baru. Sementara Purut III, ada 49 makam baru," jelasnya.
Budi menuturkan, kondisi ini menunjukkan masyarakat semakin sadar untuk tidak lagi menggunakan makam yang sudah penuh.
Dan memilih TPU Purut III yang masih luas sebagai pilihan. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin