PURWOREJO, Radar Bromo-Keluar masuk penjara rupanya tak membuat Kasiadi 34 jera. Warga asal Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan kembali berulah di simpang empat Kebonagung, Kota Pasuruan.
Senin sore (11/8), pria yang memiliki julukan Ucok ini nekat menyayat pipi sopir bus sampai terluka lantaran tak dikasih uang saat ia memalaknya.
Sopir bus diketahui berinisal ES 41 warga Dusun Darungan, Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang itu pun mengalami luka sobekan benda tajam di pipinya.
Aksi itu bermula pada Minggu (10/8), ketika sopir bus mengambil penumpang di simpat empat Kebonagung.
Saat itu, Ucok lantas meminta uang kepada korban. Namun tidak diberikan. Ucok pun mengancam sang sopir bila ketemu lagi.
Nah, Senin (11/8) sore, ES sang sopir bus kembali berhenti di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.
Sang sopir ES awalnya bersantai. Ia menikmati nyeruput the-nya. Tiba-tiba, pipi kirinya disayat oleh Ucok sang preman hingga sopir tersebut alami luka.
“Saat ini Ucok dalam pengejaran Pihak Resmob Satreskrim Polres Pasuruan Kota,” kata Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota AKP Choirul Mustofa.
Sopir yang terluka langsung mendapat perawatan medis. Sementara Ucok sendiri diketahui sudah lima kali keluar masuk penjara dengan kasus yang sama.
Karenanya Kasatreskrim berjanji dalam 1 x 24 Jam akan segera memburu Ucok, yang sudah sekian kali meresahkan para sopir dan Kondektur Bus. “Kami akan memburu Ucok,” sampainya. (zen/mie)
Editor : Muhammad Fahmi