Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Waduh, Ada Kabel Internet Menggantung di Gerbang Keluar dan Ganggu Akses Terminal Untung Suropati Pasuruan

Fuad Alyzen • Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:00 WIB
PAKAI GALAH: Petugas di Terminal Untung Suropati Blandongan menyenggek kabel internet yang menggantung di gerbang terminal dan mengganggu bus yang akan
PAKAI GALAH: Petugas di Terminal Untung Suropati Blandongan menyenggek kabel internet yang menggantung di gerbang terminal dan mengganggu bus yang akan

BUGUL KIDUL, Radar Bromo - Penertiban jaringan internet di Kota Pasuruan harus disegerakan. Sebab, masih banyak pemasangan jaringan kabel yang mengganggu kenyamanan. Bahkan mengganggu akses keluar-masuk di Terminal Untung Suropati.

Seperti yang terjadi kemarin. Ada beberapa kabel yang bergelantungan dan diduga milik provider WiFi.

Alhasil, kabel membuat membuat kendaraan bus kesulitan keluar dari terminal. Saat bus keluar dari terminal, petugas harus menggunakan tongkat atau galah untuk mengangkat kabel yang menutup akses pintu keluar terminal.

Ini dibenarkan Pengawas Angkutan Jalan dan Terminal UPT LLAJ Probolinggo Dishub Jatim Yulianto.

Kata dia, insiden kabel menggelantung itu cukup mengganggu. Beberapa kali petugas harus menggunakan bantuan galah.

“Kabel diangkat ke atas menggunakan batang bambu. Karena bus kalau menerobos kabel akan putus. Kabelnya banyak dan tebal,” sampainya.

Kata Yulianto, sejak dulu kabel internet memang sudah ada. Tapi dulu tidak  sebanyak sekarang.

Saat ini jumlahnya bertambah dan pemasangannya semakin rendah. Sehingga sampai mengganggu akses keluar kendaraan bus.

Untuk sementara, penanganan masih bersifat sementara. Tiap ada bus yang lewat, kabel disenggek dengan galah.

Tetapi jika sampai berlarut dan belum ada penanganan, petugas di terminal akan mengancam akan membongkar paksa tiang dan kabel wifi di beberapa titik lokasi.

Sekilas diperhatikan, kata Yuli kabel tersebut diduga milik provider wifi. Sebab kabel PJU tidak seperti itu dan di sekitarnya terlihat aman. Dia juga mengira, tidak mungkin kabel PJU posisinya serendah itu.

Persoalan semrawutnya pemasangan jaringan kabel internet di Kota Pasuruan ini memang gampang-gampang susah.

Sebab, perizinan bagi provider atau penyedia jasa internet, diperbolehkan memaang tiang dan kabel, jika sudah mengantongi izin dari Kementerian Kominikasi dan Digital (Komdigi) dari pusat.

Di Kota Pasuruan sendiri, ada 14 provider atau penyedia yang sudah mengantongi izin.

Namun setiap pengusaha, harus mentaati aturan saat pemasangan jaringan. Seperti tiang dan kabel harus setinggi minimal lima meter dari badan jalan.

Satu perusahaan juga harus memakai satu tiang, alias tak boleh memakai tiang milik penyedia lain.

Sementara itu, Plt Sekretaris Satpol PP Kota Pasuruan Iman Hidayat mengaku, sudah memerhatikan kabel dan tiang milik provider yang meresahkan. Bahkan sebelumnya dia mengaku sudah memanggil enam provider yang belum mengantongi izin.

“Saya minta segera urus izinnya. Kalau sudah mendapat izin, pasang tiang serta kabel yang benar, tidak mengganggu masyarakat,” sampainya.

Sejauh ini memang banyak keluhan masyarakat perihal keresahan kabel wifi. Dia mengakui bahwa masih ada provider yang seenaknya memasang tanpa memerhatikan kenyamanan masyarakat.

Di Kota Pasuruan sendiri masih banyak provider yang belum mengantongi izin. Pihaknya juga sudah berkali-kali membongkar paksa milik provider dan penyedia, terutama yang melanggar.

Soal kabel yang mengganggu akses di terminal, pihaknya akan memantaunya lebih dulu. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perizinan. Jika memang nanti menyalahi aturan, maka akan ditertibkan.

“Jika masih tetap sama. Jangan salahkan kami jika harus bertindak tegas, membongkar paksa,” sampainya. (zen/fun)

Editor : Abdul Wahid
#semrawut #pasuruan #wifi #kabel internet ilegal