Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pompa Air Korslet, Bos Mebel di Winongan Pasuruan Alami Kerugian Rp 300 Juta Lebih

Fuad Alyzen • Rabu, 6 Agustus 2025 | 04:12 WIB

 

HANGUS: Petugas dibantu warga saat melakukan pembasahan di rumah dan gudang milik bos mebel di Winongan, Pasuruan.
HANGUS: Petugas dibantu warga saat melakukan pembasahan di rumah dan gudang milik bos mebel di Winongan, Pasuruan.

WINONGAN, Radar Bromo- Diduga gara-gara korsleting mesin pompa air, Yiyin Resa Prisandi, 40, mengalami kerugian besar. Sebuah rumah dan gudang mebel miliknya yang bernilai sekitar Rp 300 juta, habis terbakar.

Kebakaran itu terjadi Senin (4/8) pagi di RT 2/RW 1, Dusun Banyubiru Lor, Desa Sumber Rejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan.

Sampai Selasa (5/8), korban masih syok. Dia belum melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

Sementara petugas Polsek Winongan masih menyelidiki penyebab kebakaran itu.

Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin mengatakan, dugaan sementara kebakaran terjadi karena mesin pompa air yang ada di gudang korslet.

Akibatnya, gudang mebel beserta rumah milik korban habis terbakar. Total luas area yang terbakar mencapai 500 meter persegi.

“Kami masih menunggu olah TKP dari Iden untuk memastikan penyebab kebakaran. Kalau kerugian ditafsir mencapai sekitar Rp 300 juta. Karena yang terbakar bukan hanya gudang, tapi juga rumah,” sampainya.

Yiyin saat dikonfirmasi menjelaskan, sehari sebelum kebakaran terjadi, memang pompa air di gudang mebel rusak. Dia langsung memanggil tukang untuk memperbaiki kerusakannya.

Setelah dicek, beberapa spare part pompa air harus diganti. Namun, hari itu tukang tidak bisa mendapat spare part yang dimaksud. Sehingga, perbaikan belum  bisa dilakukan.

Lalu, esok harinya atau Senin (4/8) pagi pukul 05.30, gudang mebel milik korban diketahui terbakar.

Karena itu, kuat dugaan kebakaran berasal dari korsleting mesin pompa air.

Walaupun korban mengaku tidak ingat apakah aliran listrik ke mesin pompa air sudah diputus atau tidak.

“Tidak ingat saya, apakah mesin pompa air itu masih hidup (terhubung ke listrik) atau tidak,” terangnya dengan wajah masih syok.

Kebakaran itu sendiri diketahui sekira pukul 05.30 oleh Karji, 50, warga setempat. Karji yang saat itu ada di depan gudang, melihat kepulan asap lebat dari gudang.

Saat itu, gudang mebel itu belum dibuka. Karji pun segera berlari ke rumah korban Yiyin yang jaraknya sekitar 100 meter di sebelah selatan gudang itu.

Korban pun langsung menuju gudang mebel miliknya dan berusaha memadamkan api dengan alat seadanya. Disusul warga sekitar yang berdatangan dan membantu memadamkan api.

Petugas Polsek Winongan datang ke lokasi, beberapa saat setelah dihubungi warga setempat. Polsek kemudian langsung menghubungi petugas PMK Kabupaten Pasuruan.

Sembari menunggu petugas PMK datang, pemadaman terus dilakukan oleh korban, warga setempat, dan dibantu petugas kepolisian.

Sekitar pukul 06.30, tiga unit mobil PMK Kabupaten Pasurun datang. Mereka langsung turun memadamkan api.

“Sekira pukul 09.00, api dapat dipadamkan dan dilakukan pembasahan,” kata Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin.

Namun, gudang mebel milik korban beserta seluruh isinya sudah hangus terbakar. Bahkan, rumah korban yang ada di depan gudang juga terbakar.

Rumah itu selama ini tidak ditempati. Seluruh isi rumah korban juga habis terbakar. Hanya menyisakan puing. (zen/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#rumah #kebakaran #bos mebel #terbakar