REJOSO, Radar Bromo - Kondisi Sungai Rejoso kini sudah semakin sempit dan dangkal imbas sedimentasi. Dampaknya, rentan memicu luapan ketika hujan melanda.
Normalisasi dibutuhkan, untuk mencegah luapan banjir. Terutama di wilayah Desa Rejoso Lor sampai ke muara sungai.
Kepala UPT PSDA Wilayah Sungai Welang-Pekalen di Pasuruan Anton Dharma mengatakan, sudah melakukan survei ke Sungai Rejoso.
Dari pengamatan, sedimentasi sungai setempat, memang tinggi setiap tahunnya.
Untuk memaksimalkan aliran air, normalisasi memang dibutuhkan. Baik dari hulu hingga hilir. “Hanya saja, pelaksanaannya menyesuaikan anggaran,” jelas dia.
Sebab, untuk menormalisasi keseluruhan, butuh dana yang besar. Setidaknya Rp 81,2 miliar.
Mulai dari Desa Winongan lor, Kecamatan Winongan hingga Rejoso Lor, Kecamatan Rejoso. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin