Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Bayi yang Ditemukan di Rumah Warga Kedopok Probolinggo Diserahkan ke Dinsos, Polisi Selidiki

Inneke Agustin • Minggu, 3 Agustus 2025 | 13:45 WIB
Staf Dinas Sosial, PPPA Kota Probolinggo menyerahkan bayi perempuan yang ditemukan di teras rumah Sutiah pada LKSA Panti Asuhan Al Umah, Sabtu (2/8).
Staf Dinas Sosial, PPPA Kota Probolinggo menyerahkan bayi perempuan yang ditemukan di teras rumah Sutiah pada LKSA Panti Asuhan Al Umah, Sabtu (2/8).

KEDOPOK, Radar Bromo-Bayi perempuan yang ditemukan di teras rumah Sutiah, 54, akhirnya diserahkan ke Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kota Probolinggo, Sabtu (2/8).

Bayi itu diserahkan sekitar pukul 07.00 oleh petugas Polisi Subsektor Kedopok.

“Saat ini bayi sudah diamankan di LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) Panti Asuhan Al Umah di Kareng Lor, Kecamatan Kedopok,” terang Kepala Dinas Sosial, PPPA Kota Probolinggo, Rey Suwigtyo.

Sementara pihak kepolisian kini tengah menyelidiki kasus tersebut untuk mengungkap identitas orang tua bayi.

“Kami berharap orang tua bayi segera ditemukan. Jika ada masyarakat yang mengenali atau mengetahui informasi terkait, bisa segera melapor,” terang Kapolsek Subsektor Kedopok, Ipda Hari Tjahjono.

Sutiah sendiri, pemilik rumah tempat bayi itu ditemukan mengaku, mulai mendengar suara tangis bayi sekitar pukul 12 malam.

“Kami kira anak tetangga yang sedang rewel, terus dibawa jalan-jalan di sekitar rumah,” tuturnya.

Selain itu, suara tangisan itu terdengar berpindah-pindah. Seolah berasal dari depan rumah dan sekitarnya.

Sutiah pun makin meyakini, ada anak tetangga yang sedang rewel dan diajak jalan-jalan.

Siapa orang tua bayi itu, Sutiah mengaku tidak bisa menebak. Dia juga tidak mendengar suara kendaraan bermotor melintas malam itu. Sehingga, Sutiah sekeluarga tidak menaruh curiga.

“Di lingkungan kami juga belum ada kamera CCTV. Jadi tidak tahu siapa yang lewat malam itu,” tambahnya.

Diketahui, sejak Jumat (1/8) tengah malam, Sutiah, 54, mendengar suara tangisan bayi. Dia mengira suara tangisan itu berasal dari anak tetangganya.

Baru Sabtu (2/8) dini hari diketahui, suara tangisan bayi itu berasal dari teras rumahnya.

Warga Jalan Durian, Sumberwetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo itupun kaget bukan kepalang. Menurutnya, secara tidak sengaja bayi itu ditemukan Abdul Karim, 31, putranya.

Saat itu sekitar pukul 03.00, Karim hendak ke kamar mandi yang ada di depan rumah. Dia pun keluar rumah lewat pintu depan. Begitu membuka pintu depan, Karim melihat ada bayi tergeletak di teras.

Karim pun kaget. Dia lantas membangunkan seluruh anggota keluarga, saat itu juga.

Bayi itu diperkirakan berusia sekitar tiga bulan. Saat ditemukan, bayi perempuan itu terus menangis. Dia berpakaian lengkap, beralaskan selimut khusus bayi. (gus/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#bayi dibuang #kedopok #probolinggo