PASURUAN, Radar Bromo - Aksi MS, 38, warga Kutai Kartanegara, Kaltim yang nekat mencuri tas pedagang di Pasar Ngopak, Rejoso, rupanya bukan kali pertama.
Kepada penyidik, ia mengakui pernah melakukan aksi serupa beberapa kali namun tidak tertangkap.
Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Muhammad Junaidi menyebut, MS mengaku jika sering melakukan pencurian. Bahkan aksi ini dilakukan berulang kali.
Namun sebelumnya tidak pernah ketahuan. Baru pada aksi terakhir di Pasar Ngopak Kamis (10/7) lalu, aksi nekatnya diketahui pemilik. Meski sempat kabur dan bersembunyi di makam tak jauh dari lokasi, namun dia ketahuan oleh anggota polsek yang mengejarnya.
"Aksinya ini tidak diketahui berapa kali. Sebab TKP sebelumnya tidak pernah tertangkap," jelas Mas Jun-sapaannya.
Diketahui, niat MS untuk pulang ke Kutai Kartanegara, Kaltim, urung. Pria asal Banjarmasin itu harus berurusan dengan pihak kepolisian, setelah mencuri tas berisi uang milik pedagang di Pasar Ngopak, Sumaiya, 53.
Modusnya, MS berpura pura membeli mie. Saat korban lengah, MS langsung mengambil tas Sumaiya yang berisi jutaan rupiah.
Dia lalu kabur ke areal makam, namun dia berhasil dibekuk dan sekarang ditahan di Polsek Rejoso. (riz/fun)
Editor : Fahreza Nuraga