BANGIL, Radar Bromo - Jalan Tol Malang-Surabaya mendadak “horor” pada Selasa (8/7) malam.
Kecelakaan beruntun melibatkan empat bus pariwisata dan satu mobil Toyota Fortuner menggemparkan KM 66.600/B ruas tol, Desa Sumbersuko, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.
Insiden kecelakan yang terjadi pukul 18.36 ini, menyebabkan dua orang luka berat dan enam lainnya luka ringan.
Hal ini menambah panjang daftar korban kecelakaan di jalur cepat ini.
Kecelakaan karambol ini terjadi saat rombongan bus yang diketahui membawa warga Pondok Maritim Indah Wiyung, Surabaya, melaju dari Malang menuju Pandaan di lajur cepat.
Mereka bahkan dikawal Patwal Polrestabes Surabaya dengan nomor lambung 29-015.
Namun, petaka terjadi di KM 66.600/B. Di lokasi tersebut, ada penyempitan lajur akibat perbaikan jalan.
Kendaraan di lajur lambat berusaha mendahului rombongan bus di lajur cepat. Bus urutan ke-1 hingga ke-5 rombongan, berhasil menghentikan laju.
Namun nasib apes menimpa bus urutan ke-6, ke-7, dan ke-8 yang tak mampu mengerem tepat waktu.
"Bus urutan ke-6 sampai ke-8 tidak dapat menghentikan laju kendaraan sehingga terjadi laka tabrak belakang antara bus ke-5 sampai ke-8," terang Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno.
Disusul tabrak belakang oleh kendaraan Fortuner Nopol E-111-AM yang tiba-tiba memasuki konvoi rombongan bus.
"Sedangkan bus urutan ke-9 sampai ke-11 dapat menghentikan lajur," bebernya.
Posisi akhir, semua kendaraan yang terlibat kecelakaan berjejer di lajur cepat menghadap utara.
Para pengemudi bus dan Fortuner yang terlibat, yaitu Eko Wahyudi (Bus S-7407-UP), Kharismatul Qirom (Bus AG-7606-UC), Akhmad Syaifuat (Bus S-7695-UP), dan Taufikin (Fortuner E-111-AM) dilaporkan dalam kondisi baik dan tidak mengalami luka.
Namun, sejumlah penumpang bus harus merasakan dampaknya. Total dua orang mengalami luka berat dan enam orang lainnya luka ringan.
Semua korban luka dilarikan ke RS Sahabat Sukorejo untuk penanganan medis.
"Petugas langsung melakukan penanganan di TKP, mengamankan arus lalu lintas, olah TKP, hingga mengevakuasi kendaraan ke kantor Tol Purwodadi," jelas Joko. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin