Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Rehab Gedung SDN Kandangsapi II untuk Sekolah Rakyat Kota Pasuruan, Ditarget Rampung Akhir Juli

Fahrizal Firmani • Kamis, 26 Juni 2025 | 20:45 WIB
DIREHAB: Bangunan SDN Kandangsapi II yang akan dimanfaatkan untuk Sekolah Rakyat di Kota Pasuruan.
DIREHAB: Bangunan SDN Kandangsapi II yang akan dimanfaatkan untuk Sekolah Rakyat di Kota Pasuruan.

PASURUAN, Radar Bromo - Rencana pelaksanaan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Pasuruan terus dimatangkan.

Setelah calon peserta didik ditetapkan, kini rehab SDN Kandangsapi II yang akan menjadi lokasi SR, dimulai. Ditarget rehab rampung Juli mendatang.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat menyebut SR akan dimulai 1 Agustus.

Agar bisa berjalan baik, maka sarana prasarana (sarpras) harus mendukung. Yakni dengan merehab lokasi SR.

SR di Kota Pasuruan akan menempati SDN Kandangsapi II. Rehab dilakukan oleh pemerintah pusat melalui kementerian pekerjaan umum.

Saat ini, fisiknya sudah berkontrak. Anggaran dan pelaksananya yang mengetahui pusat.

"Siapa pelaksana dan anggarannya yang tahu pusat. Karena rehab menggunakan dana APBN 2025. Kami hanya menyiapkan lokasinya," katanya.

Kokoh menjelaskan, pemilihan SDN Kandangsapi II sebagai lokasi SR karena dari sekolah ini dinilai paling representatif.

Dan dari jumlah peserta didiknya, paling sedikit dibanding SD negeri lainnya. Saat ini, rehab sudah mulai berjalan. Harapannya, 14 Juli sudah tinggal finishing.

"Saat SR diresmikan oleh Presiden Prabowo pada 14 Juli, rehab tinggal finisihing. Jadi sisa waktu sampai akhir Juli, hanya penyempurnaan," jelas Kokoh.

Revitalisasi ini diperuntukkan, dalam memenuhi kebutuhan pemeliharaan bangunan baik sedang maupun berat.

Rehab gedung untuk kepentingan asrama, pengadaan mebeler dan semua kebutuhan fisik di SR. Sehingga ideal digunakan sebagai SR.

SR tahun ini diperuntukkan bagi jenjang SMP dengan dua rombongan belajar (rombel).

Masing-masing rombel memiliki 25 peserta. Sehingga, total ada 50 siswa. Nantinya, mereka harus tinggal di asrama selama menempuh pendidikan.

"Tahun ini, hanya jenjang SMP dahulu. Sembari menunggu pembangunan SR untuk jenjang SD, SMP dan SMA oleh pusat," sebut Kokoh. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#kota pasuruan #Sekolah Rakyat #sdn kandangsapi 2