PASURUAN, Radar Bromo - Rencana pelaksanaan Sekolah Rakyat (SR) di Kota Pasuruan terus dimatangkan.
Setelah calon peserta didik ditetapkan, kini rehab SDN Kandangsapi II yang akan menjadi lokasi SR, dimulai. Ditarget rehab rampung Juli mendatang.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat menyebut SR akan dimulai 1 Agustus.
Agar bisa berjalan baik, maka sarana prasarana (sarpras) harus mendukung. Yakni dengan merehab lokasi SR.
SR di Kota Pasuruan akan menempati SDN Kandangsapi II. Rehab dilakukan oleh pemerintah pusat melalui kementerian pekerjaan umum.
Saat ini, fisiknya sudah berkontrak. Anggaran dan pelaksananya yang mengetahui pusat.
"Siapa pelaksana dan anggarannya yang tahu pusat. Karena rehab menggunakan dana APBN 2025. Kami hanya menyiapkan lokasinya," katanya.
Kokoh menjelaskan, pemilihan SDN Kandangsapi II sebagai lokasi SR karena dari sekolah ini dinilai paling representatif.
Dan dari jumlah peserta didiknya, paling sedikit dibanding SD negeri lainnya. Saat ini, rehab sudah mulai berjalan. Harapannya, 14 Juli sudah tinggal finishing.
"Saat SR diresmikan oleh Presiden Prabowo pada 14 Juli, rehab tinggal finisihing. Jadi sisa waktu sampai akhir Juli, hanya penyempurnaan," jelas Kokoh.
Revitalisasi ini diperuntukkan, dalam memenuhi kebutuhan pemeliharaan bangunan baik sedang maupun berat.
Rehab gedung untuk kepentingan asrama, pengadaan mebeler dan semua kebutuhan fisik di SR. Sehingga ideal digunakan sebagai SR.
SR tahun ini diperuntukkan bagi jenjang SMP dengan dua rombongan belajar (rombel).
Masing-masing rombel memiliki 25 peserta. Sehingga, total ada 50 siswa. Nantinya, mereka harus tinggal di asrama selama menempuh pendidikan.
"Tahun ini, hanya jenjang SMP dahulu. Sembari menunggu pembangunan SR untuk jenjang SD, SMP dan SMA oleh pusat," sebut Kokoh. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin