Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mau Nyeberang ke SPBU, Scoopy Ditabrak Avanza di Pantura Nguling Pasuruan, 2 Warga Meninggal

Fuad Alyzen • Sabtu, 17 Mei 2025 | 04:06 WIB
BARANG BUKTI: Avanza yang menabrak Scoopy di Nguling saat diamankan polisi.
BARANG BUKTI: Avanza yang menabrak Scoopy di Nguling saat diamankan polisi.

NGULING, Radar Bromo – Dua korban meninggal sekaligus dalam kecelakaan maut di jalur pantura Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan.

Keduanya meninggal setelah motor yang dikendarai tertabrak sebuah mobil Avanza N 1583 TB di Jalan Pantura, Desa Sedarum.

Insiden itu terjadi Rabu (14/5) malam, pukul 20.00. Semula sopir Avanza, Mukhlason, 35, melintas dari timur ke barat.

Sesampai di lokasi kejadian, warga asal Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, itu mendahului kendaraan dari kanan. Bahkan, sampai melewati garis markah.

Di waktu bersamaan, sebuah motor Honda Scoopy N 5360 SJ melintas dari arah yang sama. Motor disetiri Sukri, 55 dan membonceng Bakir, 47.

Dua lelaki warga Desa Kedawang, Kecamatan Nguling, itu hendak menyeberang masuk ke SPBU Sedarum.

Saat posisi menyeberang itulah, mereka tertabrak Avanza. Keduanya pun terkapar di jalan.

“Penumpang dan pengendara motor ini tetangga. Mereka ditabrak dari samping. Keduanya meninggal di lokasi kejadian,” sampai Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota Ipda Zulkifli.

Zul (panggilanya) menyebut, Sukri mengalami luka robek pada kaki kanan. Juga memar pada kaki kanan, lecet pada wajah dan dahi.

Sementara rekannya, luka robek pada pelipis mata kiri dan kaki kanan. Lalu lecet pada dada dan tangan serta pendarahan pada hidung. Keduanya dievakuasi ke kamar mayat RSUD Grati.

Motor yang mereka kendarai rusak cukup parah. Bodi samping sebelah kanan pecah dan tergores. Lalu, setir dan postep kanan penyok, dek slebor depan pecah. Kerugian ditaksir Rp 1 juta.

“Mobil hanya bagian depan saja kerusakannya. Ditaksir rugi sekitar Rp 3 juta. Sopirnya tidak apa-apa,” sampainya.

Menurut Zul, kecelakaan ini terjadi karena pengemudi mobil saat mendahului diduga tidak bebas pandangannya. Pandangan terbatas saat keluar garis markah.

“Kami masih memeriksa sopir. Setelah minta hasil VER korban dan mengamankan barang bukti, kami lakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya. (zen/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#spbu #pasuruan #pantura #scoopy #nguling #kecelakaan maut #avanza