Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Meski Bukan Termasuk Pilot Project, Pemkot Pasuruan Lakukan Verifikasi Siswa Sekolah Rakyat

Fahrizal Firmani • Selasa, 13 Mei 2025 | 20:45 WIB
BERSIAP: Pemkot Pasuruan mulai melakukan persiapan untuk menjalankan sekolah rakyat. SDN Kandangsapi II direncanakan untuk menjadi lokasi belajar bagi peserta didik sekolah rakyat tersebut.
BERSIAP: Pemkot Pasuruan mulai melakukan persiapan untuk menjalankan sekolah rakyat. SDN Kandangsapi II direncanakan untuk menjadi lokasi belajar bagi peserta didik sekolah rakyat tersebut.

PASURUAN, Radar Bromo - Pemkot Pasuruan mulai memverifikasi siswa yang akan menjadi peserta didik sekolah rakyat tahap pertama.

Meski Kota Pasuruan belum dipastikan sebagai daerah di Jawa Timur yang menjadi pilot project, namun verifikasi sudah berjalan.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat mengungkapkan Kota Pasuruan memang bukan termasuk 10 daerah yang masuk sebagai daerah yang melaksanakan sekolah rakyat tahap awal. Namun, pemkot tetap bersiap.

"Kami sudah lakukan verifikasi untuk siswa yang akan menjadi peserta didik. Jadi kapanpun kami sudah siap," katanya.

Kokoh menjelaskan, dalam tahap awal ada dua rombongan belajar (rombel) untuk jenjang SD yang disiapkan.

Lokasinya di SDN Kandangsapi II. Masing-masing rombel, sekitar 35 siswa. Sehingga total ada 70 peserta didik.

Jika memang Kota Pasuruan diminta menjadi daerah penyelenggara pertama sekolah rakyat tahun ini, pihaknya sudah menyiapkan asrama di SDN Kandangsapi II bagi siswa.

Sebab seluruh peserta didik sekolah rakyat, harus tinggal di asrama.

Seluruh biaya kebutuhan siswa, disiapkan oleh pusat melalui APBN. Dalam setahun, setiap peserta didik akan mendapatkan Rp 48,5 juta.

Artinya, setiap peserta akan mendapatkan Rp 4 juta sebulan. Ini untuk uang saku dan kebutuhan mereka selama bersekolah.

"Kami hanya menyiapkan sarananya. Sebab anggaran untuk kebutuhan siswa dipenuhi pusat," jelas Kokoh. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#kota pasuruan #Sekolah Rakyat #pemkot pasuruan