Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pembangunan Tembok Penahan di Jalur Rel KA di Bukwedi Kota Pasuruan Dipacu

Fahrizal Firmani • Kamis, 8 Mei 2025 | 17:45 WIB
DIKEBUT: Pekerja tampak menggarap sisi selatan. Pembangunan tembok penahan jalur rel KA ini, tengah dipacu agar segera selesai.
DIKEBUT: Pekerja tampak menggarap sisi selatan. Pembangunan tembok penahan jalur rel KA ini, tengah dipacu agar segera selesai.

PASURUAN, Radar Bromo - Pengerjaan tembok penahan di jalur rel kereta api (KA) di Bukwedi, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, dikebut.

Pembangunan di sisi utara telah rampung. Menyisakan tembok penahan di sisi selatan.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, pekerja tampak menggarap tembok penahan di sisi selatan rel KA.

Sebagian sudah mulai tergarap. Menyisakan separo lagi ke arah timur. Ditargetkan, secepatnya pengerjaan ini bisa rampung.

Manager humas dan hukum PT KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro menyebut pengerjaan memang dilakukan di kedua sisi.

Untuk sisi utara telah rampung Sabtu (4/5). Menyisakan sisi selatan yang sedang digarap.

Tembok penahan ini memang digarap di kedua sisi, untuk menahan saat banjir terjadi.

Biasanya, air meluap hingga menggenangi jalur rel KA. Dengan tembok penahan, maka air tidak sampai membuat rel KA tergenang yang bisa mengganggu transportasi KA.

"Sisi utara sudah rampung. Tinggal sisi selatan yang belum rampung. Insyaallah secepatnya bisa selesai," kata Cahyo.

Menurutnya, pengerjaan ini penting mengingat Kota Pasuruan kerap banjir.

Apalagi jalur rel ini, dekat dengan Kali Petung yang kerap meluap saat hujan deras terjadi di wilayah hulu hingga hilir.

Seringkali saat banjir datang, kondisi ini melumpuhkan transportasi KA.

"Dengan tembok penahan, maka transportasi KA jadi tidak terganggu. Pengguna bisa bepergian dengan nyaman," jelasnya. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#Tembok Penahan Tanah #buk wedi