Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tergeletak di Jalan, Warga Desa Gununggangsir-Pasuruan Ternyata Meninggal

Rizal Syatori • Senin, 5 Mei 2025 | 02:23 WIB
EVAKUASI: Sejumlah anggota kepolisian dibantu warga mengevakuasi jenazah Achmad Rawi, Minggu (4/5).
EVAKUASI: Sejumlah anggota kepolisian dibantu warga mengevakuasi jenazah Achmad Rawi, Minggu (4/5).

BANGIL, Radar Bromo - Warga dan pengguna Jalan Mangga, depan Rutan Bangil, Kabupaten Pasuruan, mendadak heboh.

Minggu (4/5) sekitar pukul 07.30, mereka mendapati sesosok pria tergeletak di tepi jalan. Setelah diperiksa, ternyata meninggal dunia.

Awalnya, tidak ada yang tahu dengan identitas korban. Namun, kemudian diketahui sebagai warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Achmad Rawi, 69.

Kapolsek Bangil Kompol Akhmad Sukiyanto mengatakan, sebelum ditemukan meninggal dunia, warga sekitar melihat korban mendorong motor dari utara.

Sesampainya di pojok depan Rutan Bangil, di kios bensin, korban memarkir motornya di tepi jalan.

“Setelah itu, korban duduk dan kemudian tergeletak tidak sadarkan diri. Warga sekitar yang mengetahui menghampiri dan memeriksa korban. Ternyata sudah meninggal dunia,” katanya.

Seketika itu, warga mengamankan barang bukti milik korban berupa motor, perhiasan, dan dompet. Kemudian, melaporkan ke Polsek Bangil.

Tak lama berselang, anggota Polsek Bangil tiba di lokasi kejadian. Janazah korban pun dievakuasi ke RSUD Bangil. Kepolisian juga mengamankan barang-barang milik korban yang sempat diamankan warga.

“Kematian korban diduga karena sakit. Tidak ditemukan luka dan tidak ada bukti kejadian kecelakaan lalu lintas,” ujar Sukiyanto.

Menurutnya, pihak keluarga menerima dengan legawa atas meninggalnya korban. Mereka juga tidak mengizinkan jasadnya diotopsi.

“Juga membuat surat pernyataan bermaterai,” ujarnya. (zal/rud)

Editor : Ronald Fernando
#Beji #pasuruan #meninggal