PASURUAN, Radar Bromo - Penindakan tegas petugas kepolisian terhadap para pembalap liar selama Ramadan, tak membuat mereka jera.
Buktinya, aksi balap liar kembali muncul di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.
Hal itu diungkapkan Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi. Pihaknya sudah sering mendapat laporan balap liar di wilayah hukumnya.
“Sudah banyak yang melapor tentang itu. Kami akan tindak lanjuti,” sampainya.
Berdasarkan hasil survei, lokasi yang biasa digunakan balap liar sudah dikantongi. Ada beberapa titik lokasi yang perlu ditingkatkan patroli.
Sebab bagaimana pun balap liar sangat meresahkan. Selain mengganggu, aksi mereka juga membahayakan.
Tidak hanya bagi masyarakat ataupun pengendara. Tetapi juga bagi mereka sendiri.
“Bahkan, tak jarang mereka memblokir jalan untuk kepentingan balap liar,” jelasnya.
Karena itulah, pihaknya akan meningkatkan patroli. Untuk menekan, aksi balap liar ini terjadi.
Sementara itu, salah satu warga Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Hadi Affandy, 49, mengungkapkan setelah magrib sudah menutup gangnya dengan pagar besi.
Sebab pembalap liar di Jalan Panglima Sudirman maupun di Jalan Wahidin saat dibubarkan kepolisian, larinya ke gang-gang di sisi jalan tersebut. Termasuk gang di rumahnya.
“Saya biasanya tutup setelah magrib itu,” ujar Ketua RT 1/RW 1, Kelurahan Purutrejo.
Namun belakangan ini, di Jalan Pangsud dirinya belum mendapat laporan dari masyarakat.
Biasanya saat terjadi balap liar warga kemudian melapor. “Tapi saya periksa dulu. Soalnya saya belum monitor,” bebernya. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin