PANDAAN, Radar Bromo – Ribuan buruh dari empat konfederasi dan 22 serikat pekerja se-Kabupaten Pasuruan tumplek blek di Stadio Plumbon, Pandaan untuk memperingati Hari Buruh Internasional (may Day) 1 Mei.
Mereka memadati Stadion Plumbon di Kelurahan/ Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Sejak pagi, ribuan buruh beserta masyarakat umum, terus berdatangan ke Stadion Plumbon Pandaan.
Mereka mengikuti acara Mlaku Bareng Bupati Pasuruan Mas Rusdi. Dilanjutkan dengan menyaksikan panggung hiburan, sekaligus pengundian hadiah yang telah disediakan oleh panitia.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, kegiatan tersebut berlangsung kondusif sekaligus lancar.
Selama kegiatan, pengamanan dari petugas keamanan gabungan dilakukan. Petugas standby sejak pagi hingga selesainya acara.
Selain ribuan buruh dan masyarakat umum yang hadir, puluhan UMKM juga dilibatkan dalam kegiatan itu. Mereka berjualan aneka jajanan, minuman, dan camilan.
“Peringatan May Day tahun ini lebih menyenangkan, juga kompak. Pesertanya lebih banyak dan meriah. Apalagi ada jalan sehat, hiburan orkes dan penggundian hadiah,” kata Arifin, 43, salah seorang buruh pabrik alas kaki asal Kecamatan Gempol.
Bupati Pasuruan M. Rusdi Sutejo hadir dalam kegiatan itu. Dia didampingi Wakil Bupati Pasuruan M. Sobih Asrori, Sekda Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pasuruan hadir dalam kegiatan itu. Termasuk para pimpinan dan pengurus konfederasi dan serikat pekerja yang ada di Kabupaten Pasuruan.
Termasuk, pengurus APINDO Kabupaten Pasuruan dan sejumlah pimpinan perusahaan di Kabupaten Pasuruan juga hadir.
“Alhamdulillah acara berjalan lancar dan sukses. Kami dari Pemkab Pasuruan berkomitmen untuk mendukung keberhasilan industri dan buruh di Kabupaten Pasuruan,” kata Bupati Pasuruan M. Rusdi Sutejo.
Mas Rusdi sapaan akrabnya menuturkan, investor yang berinvestasi di Kabupaten Pasuruan tidak boleh dibuat rumit dan ribet. Sebaliknya, harus sederhana dan membantu proses perizinannya.
“Untuk sektor industri dan buruh, ke depannya harus lebih baik dari sekarang. Karena keberhasilan suatu daerah tidak ditentukan satu pihak. Tapi semua pihak. Mulai pekerja atau buruh, industri dan pemerintah daerah harus sinergi,” ungkapnya.
Ketua DPK APINDO Kabupaten Pasuruan Nurul Huda yang juga hadir mengatakan, peringatan May Day yang meriah menunjukkan bahwa iklim investasi di Kabupaten Pasuruan kondusif. Karena itu, investor tidak perlu khawatr.
“Ini acara kolaborasi event besar dan damai. Mari investor berbondong – bondong ke Kabupaten Pasuruan. Kita sejahterahkan buruh yang ada di kabupaten ini,” tandasnya.
Huda sapaan akrabnya juga menuturkan, peringatan May Day ini merupakan puncaknya keharmonisan buruh dengan pengusaha. Buruh juga sudah mengerti terhadap kesulitan pengusaha.
Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, buruh tidak hanya tumplek blek di Pandaan. Ratusan buruh asal Kabupaten Pasuruan, juga ada yang ke Surabaya. Bergabung melakukan aksi May Day bersama buruh dari daerah lain se Jatim. (zal/hn)
Editor : Muhammad Fahmi