PASURUAN, Radar Bromo - Luas areal garam di Kota Pasuruan, ditarget tetap.
Pemkot memperkirakan luas areal produksi garam tahun ini, sama seperti tahun lalu, 107,89 hektare.
Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan, Muallif Arif menyebut, luas areal lahan garam tahun ini diyakini tetap.
Tidak ada areal lahan baru atau areal yang berkurang. Sebab Kelompok Usaha Garam (Kugar) di Kota Pasuruan tetap.
Ada enam Kugar di Kota Pasuruan. Dengan luas lahan 107,89 hektare. Paling banyak di Kecamatan Panggungrejo.
Rinciannya, empat Kugar di Kecamatan Panggungrejo memiliki luas lahan 71,32 hektare.
Lalu, satu Kugar di Bugulkidul memiliki luas lahan 23,37 hektare dan produksi 781 ton.
Dan, satu Kugar lainnya berasal dari kecamatan Gadingrejo, memiliki luas lahan 13,3 hektare.
"Tahun ini, Insyaallah luas areal lahan garam tetap. Jumlah Kugar tetap. Ada di Panggungrejo, Gadingrejo dan Bugulkidul," katanya.
Ayik-sapaannya menuturkan, saat ini belum ada Kugar yang mulai memproduksi. Karena cuaca memang masih belum baik.
Terkadang masih ada hujan. Kemungkinan sekitar Mei, mereka mulai produksi.
Ia meyakini, minimal produksi garam tahun ini sama seperti tahun lalu. Yakni 5.967 ton.
Meski cukup tinggi, produksi garam tahun lalu tidak maksimal. Masih tidak sebanyak tahun 2023 yang mencapai 6.568 ton.
"Paling tidak menyamai produksi tahun lalu. Kalau cuaca bagus, kami yakini produksinya bisa lebih baik," tutur Ayik. (riz/one)
Editor : Jawanto Arifin