BUGUL KIDUL, Radar Bromo - Adu moncong melibatkan mobil sedan vs motor terjadi Jalan Ir. H. Juanda, tepatnya di Jembatan Buk Wedi, Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Minggu (13/4) malam.
Dua remaja jadi korban. Keduanya berboncengan. Seorang yang sebelumnya sempat terpental 10 meter saat tabrakan akhirnya meninggal dunia. Satunya lagi sedang dalam perawatan intensif lantaran kondisinya kritis.
Informasi di lapangan, musibah kecelakaan itu terjadi sekitar jam 23.30. Saat itu, sebuah mobil sedan silver bernopol N 1403 RV yang dikemudikan Samsul, warga Probolinggo, melaju dari arah barat ke timur.
Samsul menjelaskan kalau saat itu jalanan dalam kondisi cukup sepi. Hanya ada beberapa kendaraan saja yang tampak melintas dari arah depan.
"Waktu kejadian kondisi lalin sepi. Saya melaju di jalur kiri, sesuai lajur," ungkap Samsul saat ditemui di lokasi.
Saat berada di Jembatan Buk Wedi, tepatnya di sisi barat jembatan, tiba-tiba sebuah motor Honda PCX hitam bernopol L 6535 CH yang dikendarai dua orang berboncengan, diduga melaju dengan kecepatan tinggi nylonong kek kanan dan langsung menabraknya.
Brakkkk!!! Benturan keraspun tak terjadi. Dua pengendara motor diketahui bernama Aril dan Sahrul, warga Lingkungan Rekesan, Kelurahan Blandongan, sontak terpental.
Aril yang saat itu di posisi depan langsung terlempar. Kepalanya membentur keras kaca depan sedan.
Sementara Sahrul yang saat itu dibonceng, terpental lebih jauh ke depan. Sekira 10 meteran. Tubuhnya jatuh di sisi timur jembatan. Luka-luka.
"Korbannya tinggal dekat sini. Infonya anak Rekesan. Parah kondisinya. Yang satu membentur sedan. Satunya lagi terlempar cukup jauh sampai ujung jembatan. Semoga saja keduanya selamat," terang Yanto, warga Kelurahan Tapa'an, Kota Pasuruan yang saat itu ditemui di sekitar lokasi kejadian.
Oleh petugas kepolisian dibantu warga sekitar, kedua korban ini langsung dengan cepat dilarikan ke RSUD Dr Soedarsono Purut Kota Pasuruan.
Namun, Sahrul tak terselamatkan. Ia menghembuskan nafas terakhir ketika berada di rumah sakit. Sementara Aril yang mengalami luka di kepala itu dalam keadaan tidak sadar. Hingga malam ini kondisinya kritis dan masih menjalani penanganan intensis dari tim medis.
Kerasnya benturan kecelakaan itu terlihat jelas dari fisik kendaraan. Sedan ringsek bagian depan.
Sedangkan motor yang dikendarai dua korban itu bagian depannya nyaris tak berbentuk.
Kedua barang bukti tersebut kini sudah diamankan petugas kepolisian. Hingga saat ini, kejadian laka lantas tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polresta Pasuruan.
Diketahui pula, selain kondisi jalan mengalami penyempitan oleh adanya jembatan, jalan yang merupakan jalan nasional pantura Surabaya-Banyuwangi tersebut aspalnya tidak mulus.
Itu lantaran jalan jembatan di lokasi tersebut kerap terkena luberan air saat Sungai Petung Buk Wedi banjir. (ube/fun)
Editor : Fandi Armanto