PASURUAN, Radar Bromo - BMKG terus memberi peringatan terkait gelombang meninggi di perairan Jawa.
Dari beberapa wilayah, cuaca Pasuruan tidak menandakan gelombang akan meninggi.
Walaupun demikian, cuaca di Pasuruan beberapa hari ke depan diprediksi ekstrem.
Berdasarkan prediksi BMKG cuaca ekstrem berlangsung hingga 12 April 2025.
Kepala Stasiun Geofisika Pasuruan di Pandaan Rully Oktavia Hermawan mengatakan, saat ini wilayah Jawa Timur memasuki masa peralihan musim atau pancaroba.
Sehingga potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi.
Kondisi dinamika atmosfer terkini, menunjukan adanya pola konvergensi di wilayah Jawa Timur.
Serta terdapat gangguan gelombang Equatorial Rossby dan Kelvin yang diprakirakan akan melintas wilayah Jawa Timur sepekan ke depan.
“Sehingga mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan-awan hujan yang intens,” ujarnya.
Selain itu, kondisi atmosfer yang masih labil dan lembap dari lapisan bawah hingga atas di wilayah Jawa Timur, mendukung untuk pertumbuhan awan Cumulonimbus yang cukup signifikan.
BMKG Juanda menghimbau masyarakat dan instansi terkait, agar senantiasa waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat menimbulkan dampak bencana.
Khususnya pada wilayah yang rentan terhadap banjir, longsor, jalan licin, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang. (zen/one)
Editor : Jawanto Arifin