PASURUAN, Radar Bromo - Rasa memiliki dan menjaga fasilitas umum (fasum) di Kota Pasuruan, perlu terus dipupuk. Tidak jarang ditemukan ada fasum yang rusak karena tangan jahil. Seperti tiang lampu penerangan jalan umum (PJU) di Pelabuhan Pasuruan.
Ornamen berwarna emas di bagian tengah salah satu tiang PJU di barat jalan hilang. Meski tidak sampai mengganggu nyala dari PJU, namun hilangnya ornamen itu mengurangi estetikanya.
Salah seorang warga Kelurahan Mayangan, Kecamatan Panggungrejo, Faisol, 45, mengatakan, ornamen tiang PJU itu hilang sejak bulan lalu. Tidak tahu pasti apa penyebabnya. Diduga ada yang sengaja mengambilnya.
“Kalau lampunya tidak apa-apa, cuma jadi kurang sedap dipandang. Karena tiang serupa lainnya dalam kondisi utuh,” katanya.
Kepala UPT PJU Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan Muhammad Yusuf mengatakan, tiang PJU itu dibangun pada 2023. Untuk lampunya masih garansi selama lima tahun, sementara tiangnya sudah lewat masa pemeliharaan.
Namun, karena tidak sampai mengganggu nyala lampu PJU, pihaknya tidak mempermasalahkan. Katanya, penggantiannya juga tidak mudah. Besi ornamen merupakan besi khusus.
“Kecuali kalau sampai PJU tidak bisa menyala karena tiangnya patah, tentu kami perbaiki,” ujarnya. (riz/rud)
Editor : Ronald Fernando