PANGGUNGREJO, Radar Bromo-Kepanikan terjadi di rumah makan Kebuli Tarim di jalan Alun-alun selatan, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Gas elpiji di rumah makan setempat mendadak meledak. Empat karyawan pun jadi korban.
Insiden itu terjadi Selasa pagi (8/4). Empat karyawan yang merupakan juru masak di rumah makan tersebut pun harus dibawa ke IGD RSUD dr R Soedarsono, Pasuruan.
Dari informasi yang dihimpun, ledakan gas elpiji itu tejradi sekitar pukul 08.30. Saat itu, rumah makan Kebuli Tarim belum buka.
Sejumlah karyawan sedang sibuk persiapan membuka warung. Diantaranya ada yang memasak dan bersih-bersih warung.
Karyawan itu ada Ilham, Ulul, Deni, Rizal, Zuhrotul Maulidina, Sadan, Moch Faris, Ali Fachrudin dan Achmar Ridwan.
Saat proses masak di dapur warung tersebut, salah satu tabung gas elpiji bocor. Nah, saat itu salah satu karyawan menaruhnya ke dalam kamar mandi tanpa membuka selang lebih dulu.
Beberapa menit kemudian, salah satu karyawan lainnya yang tidak tahu kondisi tabung sedang bocor, menyalakan kompor.
Seketika itu api langsung menyambar dan membakar dapur warung nasi kebuli tersebut.
Empat karyawan yang kebetulan di dekat kompor jadi korban. Mereka adalah, Deni 26 warga Kecamatan Nongkojajar, Ilham 20 warga Kecamatan Gadingrejo, Rizal 21 dan Ulul 20 warga Kecamatan Kejayan.
“Empat karyawan ini langsung kami bawa ke RSUD dr R Soedarsono. Semua alami luka bakar yang serius,” ujar Kabid Linmas Satpol PP Kota Pasuruan Iman Hidayat.
Baca Juga: Sejumlah Fakta Bujang Tua asal Probolinggo Meninggal usai Kencan dengan PSK di Grati Pasuruan
Empat karyawan itu mengalami luka bakar sekitar 40 persen. Saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD setempat.
Kejadian ini pun menarik perhatian masyarakat. Pihak kepolisian SPKT dan piket Reskrim Polsek Purworejo mendatangi TKP kebakaran atau ledakan yang diakibatkan kebocoran tabung gas elpiji.
Fakta yang didapat kepolisian, memang sumber api diduga dari kebocoran tabung gas elpiji.
“Dalam kejadian tersebut ada 4 korban karyawan depot kebuli tarim tersebut mengalami luka bakar 40 persen,” sampai Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi.
Pihaknya pun langsung memasang police line untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi memeriksa saksi- saksi yang berada di TKP serta koordinasi dengan Identifikasi Polres Pasuruan Kota untuk penanganan lebih lanjut. “Masih kami selidiki dulu,” sampainya. (zen/mie)
Editor : Muhammad Fahmi