WONOREJO, Radar Bromo-Mau memang bisa menjemput kapan saja. Sekalipun di malam takbir menjelang Idul Fitri.
Inilah nasib yang dialami Subadri, 50, asal Desa Karangjati Anyar, Kecamatan Purwosari. Nyawanya tak bisa diselamatkan setelah dia mengalami kecelakaan, Minggu (30/3) malam, di ruas jalan jurusan Pasuruan – Purwosari, tepatnya di depan Desa Coban Blimbing, Kecamatan Wonorejo.
Informasi yang diperoleh, insiden itu terjadi sekitar pukul 21.00 . Bermula dari motor motor Honda Fit X tanpa nopol yang dikendarai korban, melaju dari arah Purwosari ke Pasuruan.
Sesampainya di TKP yakni di di depan PT. Merak, motornya bergerak ke kanan masuk jalur berlawanan.
Saat itulah korban tertabrak motor Honda GL tanpa nopol , berjalan dari arah Pasuruan ke Purwosari. Motor Honda GL ini dikendarai Arifin Billah, 20, asal Desa Luwuk, Kecamatan Kejayan.
“Motor Honda Fitnya di TKP berjalan bergerak ke kanan. Kemudian tertabrak motor Honda GL dari arah berlawanan, adu moncong tak dapat dihindari dan terjadilah laka lantas ini,” terang anggota Poslantas Purwosari Aiptu Sofikon.
Akibat kejadian ini, pengendara motor Honda Fit X luka kepala kiri memar, telingga kiri keluar darah. Kemudian tewas dalam perjalanan dari TKP menuju Puskesmas Purwosari.
Sedangkan pengendara motor Honda GL nya luka parah dan juga perawatan medis di rumah sakit.
Pelipis mata kanan dan kirinya robek, hidung lecet, mata kiri lebam, pergelangan tangan kiri lecet dan memar. Juga lutut kaki kirinya lecet dan memar.
Masing-masing kendaraan terlibat laka lantas ini, malam itu juga keduanya diamankan ke Poslantas Purwosari. Sama-sama mengalami kerusakan.
“Kasus lakanya ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan, dalam proses penyilidikan. Diduga pengendara motor Honda Fit X nya saat berkendara kurang hati-hati dan kurang konsentrasi,” jelasnya. (zal/fun)
Editor : Fandi Armanto