PANGGUNGREJO, Radar Bromo-Pelaksanaan program Sekolah Rakyat (SR) di Kota Pasuruan terus dimatangkan. Rencananya, program itu mulai dilaksanakan pada tahun ajaran baru mendatang.
Sekolah Rakyat ini meliputi siswa yang berasal dari keluarga yang kurang mampu. Di Kota Pasuruan, pada tahun ajaran baru mendatang, program Sekolah Rakyat bakal diikuti 25 siswa.
Lokasi yang dipilih untuk SR yakni di UPT SDN Kandangsapi II di Jalan Veteran, Kelurahan Kandangsapi, Kecamatan Panggungrejo. Waktu belajar mengajarnya akan digelar bersamaan dengan siswa sekolah umum.
Kabid Rehabilitasi pada Dinsos Kota Pasuruan Agus Widjanarko menjelaskan, saat ini segala hal terkait sudah disiapkan untuk pelaksanaan SR ini. Mulai dari lokasi, fasilitas belajar mengajar, guru, dan lainnya.
“Nanti, Sekolah Rakyat di SD ini bisa menggunakan kelas kosong bersamaan dengan anak sekolah umum, karena siswa SR ini dimulai dari kelas 1,” kata Agus.
Agus memaparkan, persiapan SR juga mencakup kebutuhan siswa. Mulai dari seragam, alat tulis, dan fasilitas lainnya. Serta asrama siswa dan makannya. Semua ditanggung oleh negara.
Lantaran itu, Pemkot Pasuruan merencanakan pengajuan SR dari SD sampai SMA di Kota Pasuruan. Agar siswa tersebut bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Kemarin Pak Wali sudah mengunjungi SD (SDN Kandangsapi II) dengan Kadinsos dan Kadisdik,” sampainya.
Agus memastikan, yang berhak masuk Sekolah Rakyat yakni warga Kota Pasuruan yang kurang mampu. “Kita juga akan bangun baru sekolah dari SD sampai SMA. Tahun ini semoga kelar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat mengatakan, untuk tahun 2025 dan 2026, pemerintah Kota Pasuruan menyiapkan dua skenario.
Pemkot juga sudah pengajuan hal tersebut ke Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. Skenario pertama, akan menggelar Sekolah Rakyat pada Juli mendatang. "Sekolah rakyat ini dua rombongan, kelas 1 SD," ujar Kokoh.
Untuk itu, pemkot menyiapkan fasilitas, sarana prasarana, dan lainnya untuk persiapan Sekolah Rakyat. Yakni, bakal ditempatkan di SDN Kandangsapi II di Jalan Veteran.
Skenario kedua, rencananya di tahun mendatang akan membangun SR dalam ruang lingkup SD sampai SMA. "Kami sudah menyiapkan lahan di Kelurahan Karangketug, Gadingrejo," papar Kokoh.
Namun, lokasi tersebut bukan lokasi utama yang akan ditempatkan lahan SR. Pemkot masih akan mempertimbangkan lokasi lainnya. Seperti wilayah timur yang masih butuh lokasi pendidikan. "Masih akan mempertimbangkan lokasi lainnya," ujarnya. (zen/mie)
Editor : Muhammad Fahmi