PASURUAN, Radar Bromo-Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika terus dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasuruan. Salah satunya, dengan melakukan razia kamar hunian di Rutan Bangil, Senin malam (24/3).
Ada tiga kamar hunian yang dipilih petugas secara acak. Penggeledahan dengan meminta warga binaan (WB) melakukan tes urine. Selama razia yang berlangsung satu jam ini, tidak ada WB yang positif pengguna narkotika.
Kepala BNNK Pasuruan Masduki menyebut, razia ini sebagai langkah untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan WB. Sehingga mereka tidak terjerumus. Apalagi penyalahgunaan ini cukup rawan, bisa karena pengaruh teman.
"Alhamdulillah tidak ada WB yang positif memakai narkotika. Semua hasil tesnya negatif," kata Masduki.
Pihaknya sempat memberikan sosialisasi pada WB agar mereka paham apa itu narkotika dan bahayanya. Sehingga mereka tidak tertarik untuk memakai narkotika. Narkotika jelas berbahaya bagi tubuh.
Selama razia, pihak BNNK dan rutan hanya menemukan barang terlarang yang membahayakan. Seperti kaca, cutter, atau batu yang disimpan di dalam kamar WB. Tidak ada yang menyimpan narkotika.
"Benda yang terlarang langsung diambil dan diamankan oleh petugas rutan. Kalau narkotika, nihil," kata Masduki. (riz/mie)
Editor : Muhammad Fahmi