Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Wow… Tak Sampai Tiga Bulan, 3.704 Pelanggar Lalu Lintas Terekam ETLE di Kota Pasuruan

Fuad Alyzen • Jumat, 28 Maret 2025 | 04:17 WIB

 

DILENGKAPI KAMERA PENGAWAS: Ruas Jalan Panglima Sudirman, Kota Pasuruan, yang dilengkapi kamera ETLE. Dalam 3 bulan, ada 3.704 pelanggar lalin yang terekam ETLE. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
DILENGKAPI KAMERA PENGAWAS: Ruas Jalan Panglima Sudirman, Kota Pasuruan, yang dilengkapi kamera ETLE. Dalam 3 bulan, ada 3.704 pelanggar lalin yang terekam ETLE. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

PASURUAN, Radar Bromo-Kesadaran pengguna jalan untuk mematuhi lalu lintas di Kota Pasuruan, masih minim. Buktinya, dalam kurun tak sampai 3 bulan, ada ribuan pelanggar lalu lintas yang terekam kamera ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).

Ribuan pelanggar itu secara tak sadar terekam kamera pengawas yang stand by di sejumlah titik jalanan Kota Pasuruan. Yakni di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan/Kecamatan Purworejo. Serta, di Jalan Pahlawan, Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Panggungrejo.

Di dua wilayah tersebut, sudah sejak setahun lalu terpasang kamera ETLE yang menilang pengendara yang melanggar secara otomatis. Jumlah pelanggar di 2025 ini cukup tinggi.

Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Yulian Putra Prasviawan mengatakan, pelanggaran yang terekam ETLE sejak bulan Januari sampai Maret 2025 sebanyak 3.704 pelanggaran. Paling banyak pelanggar motor. “Pelanggar motor paling banyak,” sampainya.

Ada beberapa macam jenis pelanggaran yang terekam CCTV. Untuk pengendara motor, mulai tidak menggunakan helm, menerobos traffic light, hingga melebihi markah jalan penentuan.

Sedangkan kendaraan roda empat, ada juga yang beberapa terekam CCTV. Di antara jenis pelanggarannya, tidak menggunakan sabuk pengaman, main HP, melebihi markah.

Rahmat, salah satu warga Kota Pasuruan mengaku, sejatinya banyak warga Kota Pasuruan yang sudah tahu bahwa ada ETLE yang dipasang di dua lokasi.

Namun, tetap saja, warga masih sering melanggar lalu lintas. “Terkadang lupa kalau sudah ada kamera pengawas. Saat blits menyala, baru tersadar,” akunya. Rahmat sendiri termasuk salah satu pengendara motor yang pernah kena tilang karena terekam CCTV. (zen/mie)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#pasuruan #lalu lintas #kamera pengawas #etle #Jalan Pangsud #jalan pahlawan