NGULING, Radar Bromo– Pasar Nguling, salah satu jantung ekonomi Kabupaten Pasuruan bagian timur, segera berbenah.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengalokasikan anggaran Rp 450 juta dari APBD 2025 untuk merevitalisasi pasar lantaran belum tertata sepenuhnya.
Dana tersebut akan digunakan untuk pekerjaan fisik senilai Rp 300 juta. Sementara sisanya, untuk perencanaan dan pengawasan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan Diana Lukita Rahayu berharap revitalisasi ini mengubah wajah Pasar Nguling menjadi lebih nyaman dan tertib.
"Supaya lebih tertata. Kalau pasarnya bersih dan tertata rapi, orang mau belanja ke pasar juga nyaman dan betah," ujarnya.
Namun, Diana mengakui, revitalisasi ini terbatas dan belum bisa menyentuh seluruh area pasar yang membutuhkan perbaikan.
"Kondisinya memang urgen, bisa tertangani dengan ketersediaan anggaran yang ada," katanya.
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Misto Leo Faisal mengingatkan pemerintah agar revitalisasi diimbangi dengan proyeksi pendapatan asli daerah (PAD). Jangan sampai berat sebelah.
"Dengan kata lain, lebih banyak dana yang diinvestasikan pemda ketimbang pendapatan yang dihasilkan," tegasnya. (tom/mie)
Baca Juga: Lanjutan Pembangunan Pasar Nguling Masih Tahap Perencanaan
Kucuran Anggaran untuk Rehab Pasar Nguling
2022
Anggaran: Rp 1,5 M
Peruntukan: Pembangunan kios dan lapak baru
2023
Anggaran: Rp 900 juta
Peruntukan: Penambahan 15 kios dan 4 los
2025
Anggaran: Rp 450 juta
Peruntukan: Rp 300 juta untuk pengerjaan fisik, sisanya untuk perencanaan dan pengawasan.
Sumber: Pemberitaan Jawa Pos Radar Bromo
Editor : Muhammad Fahmi