Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pemkab Pasuruan Beri Toleransi selama Ramadan, Usai Lebaran, PKL di Sekitar Pasar Bangil Harus Tertib

Muhamad Busthomi • Kamis, 13 Maret 2025 | 13:00 WIB
MENGAIS REZEKI: Sejumlah PKL mengais rezeki di sekitar Pasar Bangil, Kabupaten Pasuruan, Rabu (12/3).
MENGAIS REZEKI: Sejumlah PKL mengais rezeki di sekitar Pasar Bangil, Kabupaten Pasuruan, Rabu (12/3).

BANGIL, Radar Bromo - Rencana Pemkab Pasuruan merevitalisasi Pasar Bangil menghadapi tantangan serius. Para pedagang liar semakin menjamur.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo memberikan toleransi kepada para pedagang selama Ramadan. Namun, ia menegaskan, setelah Lebaran, kawasan pasar harus benar-benar tertib.

“Kami beri kesempatan selama Ramadan ini bisa tetap berjualan,” ujarnya.

Rusdi memahami, bahwa bulan suci ini menjadi ladang berkah bagi para pedagang untuk mengais rezeki. Namun, ia juga menegaskan, bahwa penertiban kawasan Pasar Bangil akan tetap dilakukan.

Terutama terhadap keberadaan pedagang di luar pasar yang semakin menjamur.

“Setelah Lebaran, kami harapkan tidak ada lagi PKL (pedagang kaki lima) yang berjualan di luar pasar,” katanya.

Keberadaan pedagang liar dinilai mengganggu arus lalu lintas dan dikeluhkan pedagang pasar yang membayar retribusi kepada pemerintah daerah. Selain itu, Pasar Bangil berdekatan dengan pintu keluar Tol Sidowayah, sehingga penataan yang baik menjadi penting.

“Pemerintah juga mesti memberikan kenyamanan,” ujarnya.

Pemkab Pasuruan telah menyiapkan anggaran Rp 450 juta dalam APBD 2025 untuk merealisasikan proyek revitalisasi Pasar Bangil.

Anggaran ini akan digunakan untuk menata wajah pasar agar lebih tertib dan nyaman bagi pembeli maupun pedagang. (tom/rud)

Editor : Ronald Fernando
#ramadan #pasuruan #pasar bangil #tertib