Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hujan Deras Bikin Tebing Longsor di Puspo Pasuruan lalu Timpa Rumah Warga

Fuad Alyzen • Senin, 10 Maret 2025 | 13:50 WIB

 

 

JEBOL: Tembok rumah warga di Puspo yang rusak setelah diterjang longsor, Sabtu (8/3) sore.
JEBOL: Tembok rumah warga di Puspo yang rusak setelah diterjang longsor, Sabtu (8/3) sore.

PUSPO, Radar Bromo- Hujan dengan intensitas tinggi masih sering terjadi di wilayah Pasuruan. Bahkan di wilayah Kecamatan Puspo, hujan membuat wilayah sebuah tebing di RT 3/RW 5, Dusun Krajan, Desa Palangsari, mengalami ambrol, Sabtu (8/3). Tebing yang ambrol itu juga menimpa rumah warga, Ratini, 44.

Tak hanya itu Minggu (9/3) siang longsor kembali terjadi di RT 2/RW 4, Dusun/Desa Palangsari, Kecamatan Puspo. Longsor ini juga merusak rumah milik Abdul Wahid, 56.

Sebelum tebing ambrol, Sabtu siang hujan sedang turun deras di wilayah Puspo. Cukup lama hujan turun.

Sehingga aliran air hujan menggerus tanah tebing setinggi kurang lebih 10 meter yang berada persis di samping rumah Ratini.

Sampai pukul 16.30, tebing mendadak longsor yang membuat rumah Ratini tertimpa. Tembok dan pintu samping rumah jebol akibat terkena tanah longsor.  

“Tanah yang longsor sepanjang 5 meter, tinggi 10 meter dengan kemiringan 75 derajat,” sebut Kapolsek Puspo AKP Mastuki.

Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam ini. Korban hanya alami kerugian materiil, pintu dan tembok rusak atau jebol. Kurang lebih korban merugi Rp 800 ribu.

Menurutnya, longsor terjadi karena kontur tanah yang lemah dan curah hujan tinggi. Karenanya ia meng himbau pada warga sekitar agar tetap berhati-hati dan berkoordinasi serta saling memberikan informasi apabila terjadi kejadian serupa. “Harus tetap berhati-hati,” sampainya.

Minggu siang pukul 12:30 kembali terjadi longsor sampai menimpah rumah warga, Abdul Wahid. Tembok rumah bagian belakang rusak tertimpa longsoran tanah.

“Kejadian tanah longsor ini disebabkan karena intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kecamatan Puspo,” sampai Camat Puspo Eddy Santoso.

Kata Eddy tidak ada korban jiwa. Namun dinding rumah korban ambrol dengan lebar 10 meter, tinggi 4 meter. Serta keruakan perabotan rumah seperti kompor, meja, kursi. Semuanya tertumpuk tanah. (zen/fun)

 

Editor : Abdul Wahid
#bpbd #longsor #cuaca ekstrem