Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sungai Meluap, Tiga Kecamatan di Kabupaten Pasuruan Ini Terendam Banjir Lagi

Fuad Alyzen • Selasa, 25 Februari 2025 | 03:32 WIB

Kondisi salah satu pemukiman di Winongan, Kabupaten Pasuruan yang terendam banjir. (BPBD for Radar Bromo)
Kondisi salah satu pemukiman di Winongan, Kabupaten Pasuruan yang terendam banjir. (BPBD for Radar Bromo)
 

WINONGAN, Radar Bromo-Tiga kecamatan di Kabupaten Pasuruan kembali tergenang banjir. Penyebabnya, air sungai meluap akibat hujan deras yang terjadi di kawasan hulu.

Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengatakan, sudah dua hari permukiman di sejumlah wilayah tergenang banjir. Banjir terparah di Kecamatan Winongan.

Di Winongan, Sungai Jetis yang merupakan anak Sungai Rejoso meluap. Lalu, anak Sungai Rejoso di Grati juga meluap. Dan di Bangil luapan terjadi di Sungai Wrati.

“Sejak Minggu sejumlah permukiman di tiga kecamatan kebanjiran. Penyebabnya, air sungai meluap lantaran hujan deras di daerah hulu,” ujarnya.

Minggu (23/2), banjir mulai menggenangi permukiman sekitar pukul 19.00 di Winongan. Empat desa pun kebanjiran.

Ketinggian genangan air di empat desa ini rata-rata 10-60 sentimeter. Selain di Desa Winongan Lor, banjir juga merendam Desa Prodo, enam dusun kebanjiran. Antara lain Dusun Ledok, Jetis, Margo Utomo, Prodo, Gendol, dan Bendilan.

Di Desa Bandaran lebih banyak lagi, ada delapan dusun yang kebanjiran.  Yaitu di Dusun Gambiran,  Karang Makam, Bandaran Kidul, Bandaran Lor, Kampung Baru, Mayangbang, Karang Tanjung, dan Talang Kulon.

Lima dusun di Desa Winongan Kidul juga tergenang. Yaitu, Dusun Kebon Dalem, Cokropaten, Pandean, Diunan, dan Dusun Serambi.

Banjir juga terjadi di Kelurahan Latek, Kecamatan Bangil dengan ketinggian air sampai 50 cm. Dan di Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati, air mencapai 25 cm.

“Banjir terparah di Winongan. Daerah yang kebanjiran paling banyak dan genangan air juga paling tinggi,” lanjutnya.

Sampai Senin (24/2), banjir masih terjadi. Walaupun sejumlah air di sejumlah desa sudah surut. Di Kecamatan Winongan misalnya, tinggal tiga desa masih tergenang.

“Kami sudah melakukan asesmn di antara masyarakat yang terdampak,” ujarnya. (zen/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#banjir #pasuruan #winongan #Grati #hulu #bangil