Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mas Rusdi-Gus Shobih Jadi Bupati-Wabup Pasuruan, Intip Kembali Misi dan 33 Program Prioritasnya

Muhammad Fahmi • Jumat, 21 Februari 2025 | 02:58 WIB

 

NAKHODA KABUPATEN PASURUAN: Mas Rusdi (kiri) dan Gus Shobih (kanan)
NAKHODA KABUPATEN PASURUAN: Mas Rusdi (kiri) dan Gus Shobih (kanan)

PASURUAN, Radar Bromo-Kamis 20 Februari 2025, jadi salah satu hari bersejarah di Kabupaten Pasuruan. Rusdi Sutejo- Shobih Asrori resmi dilantik jadi Bupati-Wakil Bupati Pasuruan periode 2025-2030.

Pelantikan ini dilaksanakan di Istana Merdeka Jakarta, kemarin (20/2), bersamaan dengan pelantikan ratusan kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Indonesia.

“Pak Presiden titip pesan agar sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi, daerah dan desa harus terus terjalin. Serta harapan masyarakat yang diamanatkan ke pundak kepala daerah, harus benar-benar dilaksanakan. Itu sangat menyentuh kami yang baru saja dilantik,” ujar Mas Rusdi –sapaan akrab Rusdi Sutejo-.

Mas Rusdi-Gus Shobih pun siap tancap gas bekerja untuk rakyat usai dilantik.

Sebelum Mas Rusdi-Gus Shobih langsung bekerja, yuk intip kembali sejumlah misi dan program unggulan Mas Rusdi-Shobih saat kampanye lalu.

Misi untuk Kesejahteraan dan Kemajuan Pasuruan

Beberapa indikator ekonomi dan pembangunan menunjukkan, betapa nyata ketertinggalan Kabupaten Pasuruan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menggambarkan seberapa baik penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam hal pendapatan, pendidikan, dan kesehatan.

Saat ini,Kabupaten Pasuruan berada di peringkat 26 dari 38 kabupaten/kota diJawa Timur.

Namun, Kabupaten Pasuruan memiliki potensi luar biasa dan termasuk dalam lima wilayah industri utama di Jawa Timur, bersama Gresik, Sidoarjo, Lamongan, dan Mojokerto.

Seharusnya, Kabupaten Pasuruan dapat berkembang lebih baik, setara dengan daerah daerah tersebut. Oleh karena itu,  Mas Rusdi-Gus Shobih mengusung lima misi utama, dalam upaya menyejahterakan dan memajukan KabupatenPasuruan.

Pertama, mendukung peningkatan kualitas keimanan dan kesalehan masyarakat. Serta memperkecil ketimpangan dan kesenjangansosial ekonomi, melalui program yang tepat guna dan tepat sasaran.

Berikutnya membangun Sumber Daya Manusia yang unggul dan produk asli Pasuruan yang kompetitif. Kemudian memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia usaha dan kelompok masyarakat sebagai pilar pembangunan.

Serta, meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis teknologi informasi dan menjadikan aparatur  pemerintahan lebih profesional dan humanis.

Mas Rusdi dan Gus Shobih telah merumuskan misi tersebut dalam 33 program prioritas. Yakni:

  1. Beasiswa untuk untuk santri/ siswa berprestasi, olahragawan/ pemuda berprestasi serta beasiswa untuk anak yatim dan anak tidak mampu.
  2. Klinik kesehatan/ Ambulans untuk pondok pesantren;
  3. Santripreneur/wirausahawan baru dan hibah produktif berbasis pondok pesantren;
  4. Dukungan Pembangunan dan Operasional Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU);
  5. Bantuan kelembagaan untuk Ormas, pondok pesantren, sekolah keagamaan, dan tempat ibadah;
  6. Peningkatan kesejahteraan pendidik baik formal maupun non formal;
  7. Peningkatan kualitas sarana prasarana, akses serta kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pendidikan dan kesehatan.
  8. Peningkatan layanan UHC dan ambulance gratis di semua tingkatan pelayanan kesehatan.
  9. Perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat rentan (Orang Lanjut usia, anak-anak, fakir miskin, wanita hamil, dan penyandang cacat/disabilitas) serta peningkatan pendapatan masyarakat miskin dan berpenghasilan rendah.
  10. Merdeka Pupuk, Petani Milenial, Eco Farming dan Pengembangan teknologi pertanian untuk petani.
  11. Penataan kawasan kumuh/ kawasan nelayan dan pembangunan Infrastruktur pendukung (tambatan perahu, tangkis laut, dan sarana pendukung lainnya) untuk petani tambak dan nelayan.
  12. IPAL komunal, Bio gas dan mandiri pakan untuk peternak.
  13. Peningkatan Infrastruktur jalan menuju pusat-pusat produksi pertanian, peternakan dan perikanan serta dukungan infrastruktur menuju daerah wisata
  14. Pembangunan/pengadaan sarana pendukung dalam rangka mengatasi banjir yang terintegrasi dari hulu sampai hilir.
  15. Pencarian sumber mata air baru dan pipanisasi air bersih (PPAB) untuk mengatasi kebutuhan air bersih di daerah kekurangan air.
  16. Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk Desa secara merata.
  17. Peningkatan kesejahteraan ASN dan Aparatur Pemerintahan Desa (Perangkat Desa, RT/RW, Kader Desa, Linmas dan BPD).
  18. Penciptaan Lapangan Kerja baru dengan memprioritaskan tenaga kerja asli pasuruan.
  19. Kemudahan Perizinan berusaha dan menjaga hubungan industrial yang harmonis dan saling menguntungkan.
  20. Pengembangan Pusat lembaga sertifikasi profesi berbasis kebutuhan dunia kerja baik nasional maupun internasional.
  21. Pembangunan Pasuruan Coaching and Creativity (Pusat pelatihan dan kreatifitas) dalam rangka pengembangan kreatifitas anak muda, optimalisasi ekonomi kreatif dan sertifikasi produk Unggulan/produk UMKM.
  22. Usaha mikro kecil naik kelas berbasis potensi keunggulan daerah.
  23. Fasilitasi Temu usaha dan sinergi pola kemitraan antara dunia Industri dengan kelompok ekonomi masyarakat (Kelompok tani, kelompok ternak, kelompok nelayan) dan BUMDES.
  24. Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan/atau taman bermain di tingkat kecamatan.
  25. 1 (Satu) Kecamatan 1(satu) Sekolah olahraga/ sepak bola.
  26. Persekabpas Naik Kelas.
  27. Penataan Kawasan Ibukota Bangil.
  28. Revitalisasi Pasar Tradisional.
  29. Islamic Centre dan perpustakaan daerah yang representatif.
  30. Pengembangan, perlindungan dan pelestarian seni budaya berbasis kearifan lokal.
  31. Pembangunan Jalan poros kabupaten dengan standart Hotmix/Cor.
  32. Optimalisasi peran organisasi pengusaha dan serikat pekerja/buruh untuk perlindungan dan peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh.
  33. Digitalisasi layanan publik, Pengembangan Pasuruan satu data dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Editor : Muhammad Fahmi
#Gus Shobih #bupati pasuruan #Rusdi Sutejo #Mas Rusdi #program prioritas #shobih asrori