PASURUAN, Radar Bromo-Dilaporkan hilang sejak Senin (10/2) lalu, jenazah Ar, 7 bocah asal Jalan Hang Tuah, Kota Pasuruan ditemukan Kamis (20/2) di muara Sungai Gembong.
Anggota Satpolairud Polres Pasuruan Kota, Aiptu Laswanto menyebut, orang tua korban memang mencari keberadaan korban sejak senin (10/2).
Saat itu, korban pergi tanpa pamit pada ortunya. Kebiasaan korban bermain di pinggir muara sungai gembong.
Orang tua korban yang tidak menemukan anaknya di rumah, mencoba mencarinya. Namun tidak ketemu.
Karena dalam waktu 1×24 jam, korban tidak pulang, orang tuanya melaporkan hal ini ke Polsek Purworejo sebagai orang hilang pada Selasa (11/2).
"Selama 10 hari orang tua korban mencari anaknya. Namun tidak ketemu. Sempat berkeliling pelabuhan," jelas Wanto.
Dan Kamis (20/2), sekitar pukul 13.00, salah seorang warga sekitar, Anwar melihat ada mayat bocah laki laki di dekat kapal nelayan milik Hasan.
Mayat ini ditemukan mengapung dalam posisi tengkurang dengan memakai kaos pendek hitam dan celana training oranye.
"Ternyata mayat ini adalah Arifin. Pelajar SD yang dicari orang tuanya dalam 10 hari terakhir ini," tutur Wanto.
Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Muhammad Junaidi membenarkan penemuan mayat bocah laki laki di Pelabuhan Kota Pasuruan.
Saat ditemukan, kondisi mayat sudah rusak dan wajah tidak dikenali. Namun tidak ditemukan tanda tanda kekerasan. "Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah," tutur Jun. (riz/mie)
Editor : Muhammad Fahmi