Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Sisir Sungai, Terungkap Penyebab Banjir Rejoso Pasuruan, Ini yang Dilakukan Cegah Banjir Datang Lagi

Fuad Alyzen • Senin, 10 Februari 2025 | 15:45 WIB
Tim saat menyisir sungai Rejoso. Penyisiran dilakukan untuk mengetahui penyebab banjir di Rejoso.
Tim saat menyisir sungai Rejoso. Penyisiran dilakukan untuk mengetahui penyebab banjir di Rejoso.

WINONGAN, Radar Bromo- Banjir akibat luapan sungai Rejoso di Kabupaten Pasuruan, masih membuat masyarakat di sekitar sungai resah. Penyisiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Rejoso pun dilakukan untuk mencari penyebab banjir.

Hasilnya, ditemukan sebelas meander atau tikungan di sungai. Sebelas tikungan ini diduga menjadi penyebab meluapnya air sungai saat debit air naik.

Penyisiran ini dilakukan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Winongan dan sejumlah perangkat desa. Mereka menyisir DAS Rejoso di wilayah Winongan, Sabtu (8/2).

Dimulai sekitar pukul 07.00, tim melintasi DAS Rejoso menggunakan perahu karet. Mereka bergerak dari wilayah Desa Sidepan sampai Winongan Lor.

“Selama penyisiran itu, tim menemukan 11 tikungan yang diduga menjadi penyebab debit air Sungai Rejoso meluap. Sehingga, menyebabkan banjir,” terang Camat Winongan M. Ganis Subintang.

Tidak hanya itu, tim juga menemukan enam tumpukan sedimen di badan sungai yang ukuran atau ketinggian sedimen bervariasi.

Yang pasti, menurut Ganis (panggilannya), tumpukan sedimen ini membuat badan sungai makin sempit.

Sehingga, tidak bisa menampung air sungai saat debitnya meningkat.

Ganis mengatakan, penyisiran ini penting dilakukan untuk mengetahui kondisi sungai di beberapa titik. Terutama di titik-titik yang rawan luapan.

Dari hasil penyisiran itu, menurutnya, ditemukan gambaran yang cukup untuk melakukan sejumlah langkah dalam mengatasi banjir sungai Rejoso.

Pada semua tikungan, menurut Ganis, diperlukan pemasangan bronjong atau tanggul untuk mencegah air sungai meluap. Terutama saat debit air naik.

“Sedangkan di enam titik yang ditemukan tumpukan sedimen, diperlukan normalisasi,” lanjutnya.

Ganis pun berharap ada perhatian lebih dari Pemkab Pasuruan dan Pemprov Jatim untuk melakukan normalisasi sungai, terutama di titik-titik sedimentasi.

Juga memasang bronjong di sebelas tikungan yang diduga menjadi lokasi meluapnya banjir.

Mengingat, selama ini beberapa desa di Kecamatan Winongan selalu menjadi langganan banjir. Terutama saat Sungai Rejoso meluap. Seperti Desa Sidepan, Lebak, Prodo, Bandaran, Winongan Kidul, dan Winongan Lor.

Kondisi ini, dikatakan Ganis, mengganggu aktivitas masyarakat. Sehingga jika tidak segera ditangani, banjir akan terus terjadi di Winongan.

Kapolsek Winongan AKP Rudi Santosa menambahkan, penyisiran DAS Rejoso juga dilakukan dengan membersihkan sampah di sekitar sungai.

Sehingga, mengurangi potensi penyebaran penyakit dan menjaga ekosistem sungai tetap sehat.

“Harapannya, setelah dibersihkan, warga semakin sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan dan ikut menjaga sungai tetap bersih,” katanya.

Sementara itu, Kepala UPT PSDA Wilayah Sungai Welang-Pekalen Dinas PU Sumber Daya Air Provinsi Jawa Timur Anton Dharma mengatakan, ada normalisasi sungai tahun ini.

Rencananya, ada empat sungai yang akan dinormalisasi. Di antaranya, Sungai Rejoso beserta anak sungainya.

“Kalau normalisasi sungai biasanya menyesuaikan dengan kondisi. Cukup berisiko kalau kegiatan normalisasi dilakukan musim hujan,” jelasnya.

Ada pun normalisasi Rejoso dilakukan karena sedimentasi di Rejoso kategorinya tinggi. Akibat sedimentasi ini, kapasitas tampung sungai jadi berkurang. Sehingga resiko banjir menjadi lebih tinggi.

Diperkirakan, kapasitas tampung sungai Rejoso 350 - 450 m3/detik. Lalu kapasitas tampung Welang 400- 600 m3/detik, Petung 250 -300 m3/detik, dan Gembong 100- 125 m3/detik. (zen/hn)

Editor : Muhammad Fahmi
#banjir #pasuruan #sisir sungai #winongan #rejoso