PASURUAN, Radar Bromo–Kirab Pataka menjadi seremonial penting yang rutin digelar di puncak peringatan Hari Jadi Kota Pasuruan. Termasuk pada puncak peringatan Hari Jadi Kota Pasuruan ke-339, Sabtu (8/2).
Iring-iringan Kirab Pataka digelar dari Pendopo Surga Surgi menju ke Gedung Kesenian Darmoyudo Kota Pasuruan.
Diawali dengan Tarian Terbang Bandung, iringan Kirab Pataka juga terdiri atas rombongan kirab dari jajaran pemerintah daerah serta Forkopimda.
Mereka menggunakan baju adat khas Jawa Timur yang dipadu dengan jarik batik dan udeng di atas kepala.
Prosesi Kirab Pataka diakhiri dengan penyerahan Pataka oleh Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo kepada Ketua DPRD Kota Pasuruan H. Mokhamad Toyib. Dilanjutkan dengan membacakan isi dari Pataka.
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo mengatakan, sudah banyak prestasi yang diraih Kota Pasuruan di usia Kota Pasuruan yang 339 tahun. Baik di tingkat regional sampai nasional.
“Kita bersama harus lebih giat lagi. Dengan Tema Hari Jadi Kota Pasuruan tahun ini yaitu Bergerak dengan Hati, Membangun Kota Pasuruan yang Berkelanjutan, ini menjadi semangat dan ikhtiar kita untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi Kota Pasuruan,” ungkap Mas Adi -sapaan akrabnya-.
Ke depan, menurutnya, tetap ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Terutama dengan adanya transisi kepemimpinan. Baik di tingkat nasional sampai daerah.
"Kota Pasuruan tidak akan berhenti bergerak. Dengan hati yang tulus, kita akan terus membangun kota ini menjadi lebih baik, lebih sejahtera, dan berkelanjutan untuk masa depan," tutupnya.
Puncak Peringatan hari jadi ini menjadi momentum untuk mengingat sejarah panjang Kota Pasuruan.
Juga memperkuat semangat kebersamaan demi mewujudkan visi kota yang lebih baik di usia ke-339 tahun.
Puncak peringatan hari jadi Kota Pasuruan ke-339 ini, dimeriahkan oleh Noe Letto yang terkenal dengan lagunya “Permintaan Hati”.
Peringatan Hari Jadi Kota Pasuruan itu sendiri akan diperingati sebulan penuh di Februari ini.
Ada 39 rangkaian kegiatan, selain gelaran Puncak Peringatan Hari Jadi pada 8 Februari. Juga ada kegiatan-kegiatan yang bisa dinikmati masyarakat, seperti Pameran Arsip dan Pustaka.
Juga ada berbagai festival sampai lomba dan layanan gratis yang bisa dimanfaatkan oleh warga Kota Pasuruan. (eka/hn)
Editor : Muhammad Fahmi