TUTUR, Radar Bromo - Niatan Tariyo, 47, warga Pedukuhan Selorok, Dusun Krajan I, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, untuk menanam kubis, berujung pada hal yang mengejutkan. Pasalnya, tanah yang digalinya, menyimpan banyak benda-benda kuno.
Selain ribuan koin uang kuno seberat 100 kilogram, juga ada lonceng, tempat kaca serta guci.
Kepala Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Akhmad Pujianto mengatakan, koin dan barang kuno tersebut, ditemukan Tariyo, Sabtu (25/1) sekitar pukul 10.00.
Ketika itu, ia tengah mencangkuli lahan sewa milik Perhutani di Pedukuhan Selorok, Dusun Krajan I, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur.
Rencananya, ia hendak menanam kubis. Saat sibuk mencangkul itulah, ia seolah menemukan rezeki nomplok.
Sebab, ada benda-benda kuno yang ditemukan di tempat ia menggali lahan.
“Mulanya ada dandang rusak yang ditemukan. Warga saya tersebut, kemudian menggali lebih dalam. Saat itulah, ditemukan benda-benda yang lain,” ungkapnya.
Benda-benda tersebut, kemudian dibawa Tariyo pulang. Berdasarkan ciri-cirinya, barang-barang tersebut disinyalir merupakan barang kuno.
Entah peninggalan kerajaan apa, ia tak mengetahuinya.
“Rencananya, barang-barang tersebut akan dijual, oleh warga saya tersebut, kalau memang laku. Jika tidak, ya disimpan sendiri untuk dikoleksi dan sebagai kenang-kenangan,” kata Antok-sapaan akrabnya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin