Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Disambut dengan Suka Cita, Begini Kegiatan Umat Tri Dharma di Kota Pasuruan Jelang Perayaan Imlek

Fahrizal Firmani • Minggu, 26 Januari 2025 | 18:37 WIB
DIBERSIHKAN: Kegiatan bersih-bersih yang dilakukan umat Tri Dharma TITD Tjoe Tik Kiong Kota Pasuruan, menyambut perayaan Imlek.
DIBERSIHKAN: Kegiatan bersih-bersih yang dilakukan umat Tri Dharma TITD Tjoe Tik Kiong Kota Pasuruan, menyambut perayaan Imlek.

PASURUAN, Radar Bromo - Tahun baru Imlek 2576 Kongzili disambut dengan gembira oleh seluruh warga Tionghoa.

Tidak terkecuali di Kota Pasuruan. Sabtu (25/1), umat Tri Dharma membersihkan Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Tjoe Tik Kiong Kota Pasuruan.

Kegiatan membersihkan kelenteng ini, dimulai sekitar pukul 09.00. Semua bagian tak luput dari pembersihan.

Mulai dari lantai, altar dan arca dewa ikut dibersihkan. Tidak hanya itu, tempat berdoa untuk leluhur di rumah mereka, juga tidak ketinggalan untuk dibersihkan.

Pembersihan ini dilakukan selama tiga jam.

Ketua TITD Tjoe Tik Kiong Kota Pasuruan, Yudi Dharma Santoso mengungkapkan pembersihan ini dilakukan setahun sekali, menyambut Imlek.

Pembersihan dilakukan mulai dari altar suci hingga tempat untuk meletakkan dupa.

"Pembersihan dilakukan dari pagi hingga siang hari. Sebab, yang dibersihkan cukup banyak. Baju dan aksesoris pada arca ikut dibersihkan," kata Yudi.

Ia menambahkan, Imlek tahun ini memiliki tema segala hal untuk menjadi lebih baik.

Artinya, umat Tri Dharma berharap masyarakat Kota Pasuruan dan Indonesia, dilimpahkan karunia dan rezeki yang berlimpah dari Tuhan Yang Maha Esa. Dijauhkan dari mara bahaya.

Menurutnya, perayaan Imlek ini bukan hanya untuk umat Tri Dharma semata. Namun suku Tionghoa yang beragama lain, seperti Islam juga turut merayakan.

Sebab, Imlek adalah tradisi dan budaya leluhur yang perlu dilestarikan.

"Semoga suka cita Imlek ini, tidak hanya dirasakan oleh umat Tionghoa. Tapi juga masyarakat Indonesia," tutur Yudi. (riz/one)

Editor : Jawanto Arifin
#kelenteng #Bersih-bersih Kelenteng #imlek