Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tragis, Bocah 1,5 Tahun di Kraton Pasuruan Ditemukan Tenggelam di Sungai Sekitar Rumahnya, Begini Kronologinya  

Fuad Alyzen • Jumat, 24 Januari 2025 | 08:56 WIB

 

TKP: Lokasi korban ditemukan tenggelam  oleh tetangganya.
TKP: Lokasi korban ditemukan tenggelam oleh tetangganya.

KRATON, Radar Bromo-Insiden memilukan terjadi di Dusun Krajan, Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Balita berusia 1,5 tahun tenggelam saat main di sekitar sungainya.

Balita malang itu berinisial Saf. Ia tenggelam Kamis sore (23/1) saat bermain tanpa sepengetahuan orang tuanya.

Orang tua sang bocah juga menolak dilakukan otopsi dan menganggap kematian sang anak adalah musibah.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban selama ini kerap bermain dengan tetangganya.

Di pagi harinya, korban Saf bermain di rumah tetangganya Sm dengan anak tetangganya berinisial Fz. Sementara orang tua korban sedang bekerja.

Siang sekira pukul 12.00, orang tua korban pulang bekerja. Orang tua korban berinisial An, lalu istirahat di rumahnya.

Tahu ibunya pulang, korban Saf keluar dari rumah sang tetangga untuk pulang ke rumahnya.

Namun, saat itu sang ibu mengira Saf masih di rumah tetangganya. Saf diduga main di sungai dekat rumahnya.

Sore harinya, di rumah korban sedang turun hujan. Sekitar pukul 17.30, kakak kedua dan ketiga korban, Zd dan Gib menggedor rumah Sm sang tetangga, tempat dimana korban biasa bermain. Kakak korban menanyakan keberadaan Saf.

Sang pemilik rumah pun menjawab bahwa Saf tak ada di rumahnya. Saat itu Sam belum berpikiran buruk, ia lantas melanjutkan bersih-bersih rumah.

Selang beberapa menit kemudian, orang tua Saf, An datang ke rumah Sm. Sang orang tua menanyakan keberadaan anaknya yang tak ada di rumah.

Sm pun kembali menjawab tak tahu. Saat itulah kepanikan mulai melanda. Berawal dari kebiasaan Saf yang kerap main di sekitar sungai, mereka pun khawatir Saf tenggelam di sungai.

Sm dan An lantas mencari keberadaan Saf. An sang orang tua mencari kea rah utara. Sementara Sam mencari ke arah timur. Mereka menyusuri sungai.

Setelah menyusuri sungai, Sm melihat baju warna hijau yang dipakai Saf. Setelah diamati, terlihat posisi badan korban miring dengan kepala mengarah ke utara dan kaki arah selatan.

Sm pun reflek lalu masuk ke sungai menolong Saf, setelah mengangkat Saf. Ia langsung berupaya memberikan pertolongan pertama dengan menghisap air lewat mulut Saf dan selanjutnya keluar air dari hidung sang bocah.

Setelah itu, Sm lalu sambal berlari membawa sang bocah yang sudah lemas ke arah ibunya. Melihat anaknya tergolek lemas, An sang ibu pun langsung ikut lemas dan syok.

Selanjutnya, korban lantas dibawa ke Bidan Mia di desa setempat. Melihat kondisi korban yang sudah lemas, sang bidan langsung meminta korban Saf dibawa ke RS.

Pihak keluarga dan tetangga korban pun langsung berupaya mengantarkan korban ke RS Graha Sehat Medika Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan.

Begitu di RS, korban langsung dibawa ke ruang IGD RS Graha Sehat Medika untuk dilakukan pemeriksaan.

Sayangnya, Safasudah dinyatakan meninggal dunia oleh dokter yang memeriksa.

“Selanjutnya warga menghubungi Polsek Kraton,” ujar Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi.

Petugas Polsek Kraton langsung mendatangi lokasi kejadian. Menurut Junaidi, korban saat ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Namun, tidak ditemukan luka. Dan keluarga korban, menolak dilakukan visum dalam atau otopsi.

“(keluarga) Menolak diotopsi, dengan membuat surat pernyataan bermaterai,” ujarnya. Keluarga korban enggan melapor dan menerima kematian korban. (zen/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#tenggelam #pasuruan #main di sungai berujung tenggelam #kraton #bocah #polres pasuruan kota